Erick Thohir Beberkan Tugas Simon Tahamata Sebagai Pemandu Bakat Timnas Indonesia

Erick Thohir
Sumber :

VIVA Jabar –Ketum PSSI, Erick Thohir bertemu dengan Simon Tahamata, Rabu (28/5/2025). Erick membeberkan tugas Simon sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia.

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

"Bertemu dengan Simon Tahamata yang akan bertugas sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia. Om Simon akan mencari talenta-talenta terbaik yang akan memperkuat timnas Indonesia, bekerja sama dengan seluruh pelatih Timnas," kata Erick dikutip dari Instagram pribadinya, Rabu (28/5/2025).

Erick meyakini kehadiran Simon sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia akan memberikan dampak positif buat sepak bola Indonesia. Pengalamannya di sepak bola Eropa diharapkan mampu berdampak positif bagi Timnas Indonesia.

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

"Dengan pengalaman yang dimiliki, kami yakin Om Simon dapat menemukan pemain-pemain berbakat, terutamanya di Indonesia, untuk bisa memperkuat sepakbola Indonesia. Selamat bertugas Om Simon," kata Erick menambahkan.

Simon Tahamata merasa senang bisa menjabat sebagai pemandu bakat (Head of Scouting) sepakbola Indonesia. Simon tak sabar ingin bekerja sama dengan seluruh pihak yang terlibat di Timnas Indonesia.

img_title Calvin Verdonk Jujur ke Media Prancis Bahas Ucapan Shin Tae-yong Soal Timnas Indonesia

"Pertama, terima kasih atas semua pesan yang baik yang saya terima. Saya menantikan bekerja bersama coach Patrick Kluivert dan staf teknis lainnya di Indonesia," kata Simon Tahamata.

Simon nantinya akan bertanggung jawab untuk mencari dan mengidentifikasi talenta potensial Indonesia di dalam dan luar negeri. Ia akan bekerja sama dengan Patrick Kluivert (pelatih Timnas Indonesia), Gerald Vanenburg (pelatih Timnas Indonesia U-23), Nova Arianto (pelatih Timnas Indonesia U-17), dan staf kepelatihannya.

Simon Tahamata pernah membela Timnas Belanda pada tahun 1979 hingga 1986. Di level klub bersama Ajax, Simon memenangkan 3 kali Liga Belanda, yakni pada 1976/1977, 1978/1979 dan 1979/1980.

Simon kemudian meneruskan karier menjadi pelatih academy atau usia muda di Ajax Amsterdam, Standard Liege, Beerschot, dan Al Ahli. Sejak September 2015, selain bertugas di Ajax Amsterdam sebagai pelatih usia muda.