Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Dibantai Jepang 6-0

Timnas Indonesia
Sumber :

VIVA Jabar – Perjalanan Tim Nasional Indonesia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia harus berakhir dengan kekalahan telak. Skuad Garuda takluk 6-0 dari tuan rumah Jepang dalam laga pamungkas yang digelar di Stadion Suita City pada Selasa (10/6) malam WIB.

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

Hasil ini sekaligus mengakhiri harapan Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya dari kualifikasi ini, meskipun secara matematis peluang tersebut sudah sangat tipis sebelumnya. Jepang, yang sudah memastikan diri sebagai juara Grup C, tampil dominan sepanjang pertandingan dan menunjukkan kualitas yang jauh di atas Timnas Indonesia.

Sejak menit awal, Jepang langsung menekan pertahanan Indonesia. Gol pembuka tercipta cepat, disusul oleh rentetan gol lainnya yang menghujam gawang Indonesia. 

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

Timnas Indonesia yang diperkuat beberapa pemain muda dan tanpa kehadiran bek tangguh Rizky Ridho yang cedera, tampak kesulitan membendung gelombang serangan dari tim Samurai Biru.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mencoba melakukan beberapa perubahan strategi di babak kedua, namun hal tersebut tidak banyak membantu. 

img_title Calvin Verdonk Jujur ke Media Prancis Bahas Ucapan Shin Tae-yong Soal Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Vs Jepang

Photo :
  • Istimewa

Jepang terus menambah pundi-pundi gol mereka hingga peluit panjang dibunyikan, mengakhiri laga dengan skor telak 6-0.

Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi besar bagi Timnas Indonesia dan staf pelatih. Performa yang jauh di bawah standar menghadapi tim sekelas Jepang menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk bisa bersaing di level internasional.

Meski demikian, perjalanan di kualifikasi ini juga memberikan pelajaran berharga dan pengalaman bagi para pemain muda. Diharapkan, hasil pahit ini bisa menjadi pemicu untuk peningkatan performa di turnamen-turnen selanjutnya.