Adu Strategi Enam Pelatih Top di Piala Presiden 2025, Siapa yang Paling Siap Rebut Gelar?
- Screenshot berita tvonenews.com
VIVA Jabar – Turnamen Piala Presiden 2025 kembali menjadi panggung penting bagi klub-klub Tanah Air, bukan hanya sebagai ajang pemanasan pramusim, tetapi juga tempat unjuk gigi bagi para pelatih.
Tahun ini, atmosfer kompetisi kian menarik dengan kehadiran nama-nama besar yang berasal dari latar belakang berbeda.
Mulai dari pelatih berpengalaman di Liga Indonesia seperti Bojan Hodak dan Rahmad Darmawan, hingga sosok internasional seperti Alexandre Gama dan Gary Rowett.
Setiap pelatih datang membawa filosofi dan karakter tersendiri. Ada yang mengusung sepak bola pragmatis dan fokus pada hasil, sementara lainnya percaya pada pendekatan menyerang yang atraktif.
Dalam kompetisi dengan format cepat seperti Piala Presiden, kecerdasan membaca permainan dan kemampuan meramu strategi bisa menjadi pembeda antara keluar sebagai juara atau pulang lebih awal.
Berikut ini profil enam pelatih yang siap saling adu taktik di Piala Presiden 2025:
Bojan Hodak – Persib Bandung
Di bawah arahan Bojan Hodak, Persib tampil dengan pendekatan realistis. Alih-alih bermain dominan, ia memilih strategi menunggu, memperkuat lini pertahanan, dan menyerang saat lawan lengah.
Statistik mendukung pendekatan tersebut. Dari 75 laga bersama Persib, Hodak mengemas 38 kemenangan, 26 hasil imbang, dan hanya 11 kali kalah.
Produktivitas tim juga stabil, dengan torehan 135 gol serta hanya kebobolan 75 kali, cerminan efisiensi strategi yang diterapkan pelatih asal Kroasia ini.
Jan Olde Riekerink – Dewa United
Riekerink dikenal sebagai pelatih yang menyukai permainan menyerang. Selama menukangi Dewa United dalam 85 laga, ia sukses meraih 36 kemenangan dan mencetak total 143 gol.
Namun, gaya ofensif itu juga memiliki sisi lemah. Gawang Dewa United tercatat kebobolan 105 kali, memperlihatkan bahwa keseimbangan antara menyerang dan bertahan masih jadi PR besar.
Meski demikian, pengalaman Riekerink melatih klub Eropa seperti Galatasaray dan Heerenveen tetap menjadi modal berharga di turnamen ini.
Rahmad Darmawan – Liga Indonesia All-Stars
Nama Rahmad Darmawan kembali dipercaya menangani tim All-Stars, bukti pengakuan atas kiprahnya di sepak bola nasional.
Arya Sinulingga, Ketua OC Piala Presiden, mengatakan, “Coach RD dipilih karena punya reputasi yang kuat, pernah melatih timnas, dan sukses meraih gelar bersama sejumlah klub.”