Peringkat FIFA Timnas Indonesia Meroket, Eks Bos AFF Masih Ragukan Skuad Garuda

Timnas Indonesia
Sumber :
  • VIVA.co.id

VIVA Jabar –Duong Vu Lam yang merupakan mantan wakil presiden AFF telah mengatakan bahwa dirinya sangat khawatir dengan Timnas Indonesia di masa yang akan mendatang meskipun saat ini peringkat FIFA Timnas Indonesia sedang naik. 

img_title Jelang Laga Perdana ACL Two, Beberapa Pemain Kunci Persib Bandung Absen Latihan

Dalam kurun waktu selama 6 bulan sejak Timnas Indonesia berada di bawah asuhan Patrick Kluivert telah mendapatkan catatan lonjakan signifikan di ranking FIFA. 

Timnas Indonesia sendiri saat ini telah berhasil meroket ke-13 peringkat dari posisi 131 ke 118 dunia dan ini merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam hampir 2 dekade terakhir. 

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

Dalam pencapaian tersebut sungguh menggembirakan akan tetapi juga historis karena terakhir kali Indonesia menyentuh posisi mendekati itu pada 17 Mei 2026 dan ketika itu sempat menempati peringkat ke-110 dunia sebelum anjuk terpuruk hingga ke posisi 180-an di akhir 2020.

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

Timnas Indonesia

Photo :
  • id.pinterest.id

Duong Vu Lam ternyata telah menyampaikan sebuah kekhawatiran terhadap masa depan Timnas Indonesia terutama apabila figur kunci seperti Erick Thohir tidak memimpin feredasinya masing-masing. 

“Suatu hari nanti, Erick Thohir tidak akan lagi memimpin sepak bola di Indonesia. Apa yang akan terjadi dengan tim nasional mereka?” ujar Duong.

Bahkan menurut dia dalam proyek naturalisasi yang agresif bukanlah sebuah solusi berkelanjutan dalam membangun tim nasional yang kuat Bahkan dia telah mengingatkan bahwa pemain naturalisasi datang karena adanya daya tarik dari sisi keuangan ataupun visi verifikasi. 

Apabila nantinya pemimpin kuat ini hengkang maka bisa jadi proyek ambisius tersebut akan terhenti. 

“Pemain naturalisasi tidak akan datang lagi karena tidak ada yang akan membayar mereka. Dan pemain lokal tidak memiliki penerus yang bagus. Seperti apa masa depan sepak bola mereka?” tegas Duong.

Dalam sebuah pernyataan tersebut telah dilontarkan dalam sebuah konteks meningkatnya jumlah pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia dari kelompok umur hingga tim senior. 

Doung Vu Lam yang pernah menjabat sebagai wakil ketua umum VFF Federasi (Sepakbola Vietnam) juga telah menilai bahwa pembangunan pondasi sepak bola nasional merupakan sebuah kunci.

“Presiden PSSI adalah seorang miliarder, mantan presiden Inter Milan. Sementara Tunku Ismail adalah seorang pangeran dan pernah bernegosiasi untuk membeli Valencia,” ujar Duong. 

Halaman Selanjutnya
img_title