Nicolas Jackson Terpinggirkan, Chelsea Siap Lepas ke AC Milan
- Sky Sports
VIVA Jabar – Chelsea dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melepas salah satu penyerangnya, Nicolas Jackson, ke klub raksasa Serie A, AC Milan.
Sejak awal jendela transfer dibuka, nama Jackson memang kerap disebut-sebut masuk dalam daftar jual The Blues.
Pelatih anyar Enzo Maresca disebut belum sepenuhnya puas dengan performa striker asal Senegal tersebut.
Kondisi semakin sulit bagi Jackson setelah Chelsea mengamankan dua penyerang anyar, Liam Delap dan Joao Pedro.
Kedatangan mereka memperkecil peluang bermain sang striker musim depan.
Situasi ini mendorong Chelsea untuk mengevaluasi masa depan Jackson, terutama karena klub juga harus menjaga neraca keuangan agar tetap sesuai dengan regulasi Financial Fair Play (FFP).
Menurut laporan dari pakar transfer Matteo Moretto, AC Milan menunjukkan ketertarikan serius terhadap Jackson dan telah membuka komunikasi awal dengan Chelsea.
Minat Milan ini disebut datang langsung dari pelatih baru mereka, Massimiliano Allegri, yang menilai Jackson sebagai sosok yang cocok untuk memperkuat lini depan Rossoneri.
Saat ini, Milan memang tengah mengalami krisis di posisi striker murni. Santiago Gimenez jadi satu-satunya nama yang tersedia sebagai penyerang tengah.
Allegri pun percaya bahwa Jackson punya potensi besar untuk menjadi solusi ideal di lini serang Milan musim 2025/26.
AC Milan dikabarkan sudah mulai bergerak secara konkret. Klub asal Italia tersebut telah menjalin kontak awal dengan pihak Chelsea untuk membahas kemungkinan transfer.
Bahkan, laporan menyebut Milan telah mengajukan tawaran verbal sebagai bentuk keseriusan mereka dalam merekrut penyerang berusia 24 tahun itu.
Di sisi lain, Chelsea disebut tak menutup pintu untuk melepas Jackson. Klub asal London Barat itu kini tinggal menanti proposal resmi dari Milan.
Namun, jalan Milan untuk mendapatkan Jackson tak sepenuhnya mulus. Pemain yang masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2033 itu dilaporkan memiliki banderol sekitar €50 juta.
Harga tersebut bisa menjadi batu sandungan, mengingat Milan juga tengah berhati-hati dalam mengelola anggaran transfer musim panas ini.