Piala Presiden 2025, Port FC Targetkan Bawa Pulang Gelar Juara dari Indonesia

Alexandre Gama
Sumber :

VIVA JabarPort FC yang merupakan klub asal Thailand yang saat ini tengah diperkuat oleh Asnawi Mangkualam telah berhasil mengamalkan satu poin pada babak final piala Presiden 2025.

img_title ‎3 Pemain Andalan Timnas Indonesia U-23 yang Jadi Sorotan

Port FC telah berhasil menaklukkan Dewa United dengan skor 2-1 pada pertandingan penyisihan grup B di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung. 

Dua gol yang diciptakan oleh Matheus Pato dan Irfan Fandi telah berhasil membawa klub tersebut keluar sebagai juara grup B dengan Raihan 6 poin yang sebelumnya mereka memang menang melawan Persib Bandung.

img_title Persib Bandung Restui Robi Darwis Bela Timnas Indonesia U-23, Target Lolos ke Piala Asia

“Hari ini adalah permainan yang sangat sulit. Pemain merasa lebih kelelahan. Mereka punya sedikit masalah untuk mengadaptasi permainan dengan cepat,” kata Pelatih Port FC Alexandre Gama usai pertandingan

Dewa United

Photo :
  • BRI Liga 1

img_title Drama Bursa Transfer Persib Bandung Asnawi Dibidik, Zalnando Bakal Hengkang

Gama juga telah mengatakan Dewa United ini merupakan tim dengan penguasaan bola yang sangat bagus bahkan anak asuhnya kebobolan lebih cepat pada saat laga baru berjalan 3 menit. 

Port FC yang kemudian terus-menerus membangun serangan sampai akhirnya dapat menciptakan peluang dan mencetak gol dengan menyamakan kedudukannya dengan Dewa United. 

“Hari ini kami bermain melawan satu tim yang banyak menguasai bola, dan di babak pertama kami tidak menemukan waktu yang tepat, kami mempunyai sedikit masalah ketika ada pemain yang melakukan kesalahan,” ujarnya.

Pelatih tersebut mengatakan bahwa dirinya optimis untuk dapat membawa pulang trofi Piala Presiden 2025 dari Indonesia. 

“Saya mencoba membawa filosofi saya untuk bermain. Ini adalah tentang orgaisaasi, tidak perlu harus bisa mencetak 100 gol, tetapi sepak bola itu tentang siapa yang menang ketika pertandingan berakhir,” ungkapnya.

Menurut sang pelatih tersebut dirinya sudah mempunyai sebuah rencana untuk dapat memenangkan laga final yang akan digelar pada Minggu 13 Juli 2025 dan perintahnya hanya satu yaitu pemain harus mengikuti instruksi yang ia berikan.

“Saya coba untuk membuat mereka menang, memiliki mentalitas menang. Saya pikir tim ini mulai memahami (karakternya melatih). Ini adalah awal kerja sama kita. Saya sudah banyak mendapatkan gelar dan saya akan menerapkannya di sini ketika bermain di final. Saya harap mereka mengikuti rencana yang saya siapkan,” tandasnya.**