Bursa Transfer, 5 Pemain Termahal Persib Bandung yang Bikin Bobotoh Merinding
- id.pinterest.id
VIVAJabar – Persib Bandung memang tidak main-main soal transfer pemain. Maung Bandung selalu berani menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pemain berkualitas.
Hal ini membuktikan keseriusan manajemen dalam membangun skuad yang kompetitif.
Sepanjang sejarah, Persib telah melakukan beberapa transfer spektakuler. Beberapa pemain bahkan didatangkan dengan nilai pasar yang fantastis. Transfer-transfer ini menjadi bukti ambisi besar Persib untuk bersaing di level tertinggi.
Bobotoh pasti masih ingat bagaimana gembiranya ketika klub kesayangan mendatangkan pemain-pemain bintang. Antusiasme suporter selalu meningkat setiap kali ada kabar transfer besar. Ini menunjukkan betapa berpengaruhnya keputusan manajemen terhadap semangat pendukung.
Data dari TransferMarkt mencatat beberapa pemain dengan nilai pasar tertinggi yang pernah berseragam Persib. Angka-angka ini memang mengejutkan untuk ukuran sepak bola Indonesia.
Mari kita bahas satu per satu siapa saja mereka.
Pertama, Carlton Cole dengan nilai pasar Rp21,73 miliar menjadi yang termahal. Mantan striker Timnas Inggris ini didatangkan pada musim 2016-2017 dari status tanpa klub.
Kedua, Michael Essien dengan valuasi Rp13,91 miliar. Gelandang asal Ghana ini membawa pengalaman kelas dunia dari Chelsea dan Real Madrid ke Persib.
Ketiga, Marcos Flores bernilai Rp13,04 miliar. Gelandang serang Argentina ini direkrut untuk menghidupkan kreativitas lini tengah Persib.
Keempat, Ezechiel Ndouassel dengan nilai pasar Rp11,30 miliar. Striker asal Chad ini menjadi andalan di lini depan dengan fisik dan insting golnya.
Marc Klok
- Liga Indonesia Baru
Kelima, Marc Klok yang dihargai Rp8,26 miliar. Gelandang naturalisasi ini didatangkan dari Persija Jakarta dan langsung menjadi favorit Bobotoh.
Transfer-transfer ini membuktikan bahwa Persib tidak segan mengeluarkan dana besar. Meskipun tidak semua pemain berhasil memenuhi ekspektasi, ambisi untuk mendatangkan pemain berkualitas tetap patut diapresiasi.*