Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Resmi Gabung Sassuolo
- Instagram @jayidzes
VIVAJabar – Dibentuk sejak 1920 di kota kecil Sassuolo, Emilia-Romagna, US Sassuolo Calcio dikenal sebagai “I Neroverdi” karena seragam hijau-hitamnya.
Selama puluhan tahun bergulat di divisi bawah, klub ini mulai naik kelas dengan dukungan kuat dari investor lokal.
Setelah promosi ke Serie C pada 2005–06 dan ke Serie B pada 2008–09, Sassuolo akhirnya menjejakkan kaki di Serie A pada musim 2013–14. Sejak itu, mereka menjadi tim stabil yang kerap menantang klub besar.
Sassuolo terkenal memprioritaskan pengembangan pemain muda, menelurkan talenta seperti Domenico Berardi, Manuel Locatelli, dan Giacomo Raspadori yang kemudian bersinar bersama klub besar Italia.
Gaya permainan mereka solid dan ofensif—menyajikan sepak bola atraktif.
Stadion klub, Mapei Stadium – Città del Tricolore, dimiliki oleh perusahaan Mapei.
Dengan desain unik ala stadion Inggris dan moat yang bahkan pernah “memungut ikan”, venue ini menjadi simbol ambisi klub kecil yang berani bersaing besar.
Walau berasal dari kota dengan penduduk sekitar 40.000 jiwa, Sassuolo berhasil mendirikan klub profesional berkelas.
Manajemen berbasis investasi tangguh dan pembinaan jangka panjang menjadikan mereka legenda kecil yang mengagetkan banyak pihak.
Jay Idzes telah resmi menuntaskan transfer ke Sassuolo dengan nilai sekitar €8–11 juta, termasuk bonus untuk bertahan.
Bek berdarah Indonesia ini akan memperkuat lini belakang Neroverdi dalam perjuangan mereka di musim baru Serie A.
Bergabungnya Jay mencuri perhatian publik Indonesia.
Dia bukan hanya akan menjadi pemain mahal dan andalan Persib, tapi juga simbol kebanggaan nasional di panggung Serie A—mempertemukan dua kisah unik: kota keramik dan bek Garuda.