PSSI Kebut Naturalisasi Timnas Indonesia, 6 Tokoh Kritik Pedas
VIVAJabar - Untuk memperkuat Timnas Indonesia, PSSI banyak melakukan naturalisasi mulai sejak dulu.
Pada masa Shin Tae-yong proses naturalisasi dimulai sejak awal tahun 20220, hingga pada akhirnya Oktober 2024 ada 14 pemain hasil naturalisasi.
Saat ini juga dibawah asuhaan Patrick Kluivert, PSSI sedang melakukan proses naturalisasi untuk tiga pemain.
Proses naturalisasi tersebut sudah dalam tahap proses perampungan, sebentar lagi akan selesai.
Namun proses naturalisasi tak semuanya berjalan mulus, banyak kritik yang menyorotnya.
Karena naturalisasi dianggap penipuan sensasi, Timnas Indonesia diisi wajah-wajah bule.
Kebanggaan akan kemenangan Timnas Indonesia ketika menumbangkan lawannya tak bisa dibilang kebanggaan nasional.
Sebab para pemain lokal kurang andil dalam persepakbolaan Indonesia, karenanya kritik tajam banyak dilontarkan.
Seperti ditulis VIVAJabar, Rabu (13/8/2025) sedikitnya ada 6 tokoh penting yang memberikan kritik terkait program naturalisasi.
1. Bung Towel
Tommy Welly alias Bung Towel ini mungkin menjadi salah satu tokoh yang paling sering melempar kritik keras kepada Timnas Indonesia sejak dipimpin oleh STY.
Menurut dia, apa yang sudah dicapai Timnas Indonesia era STY tidak perlu diagung-agungkan, sebab capaian itu masih dianggap biasa-biasa saja.
Towel menilai, kebijakan naturalisasi era STY hanya membuat liga lokal menjadi pajangan, dan tidak menghargai pemain lokal. “Kalau ini (naturalisasi) sebuah dari akselerasi, shortcut, jalan pintas, mau sampai kapan? Lalu kompetisinya (Liga 1) untuk apa? Pajangan? Untuk rame-rame?” ujar Towel melalui YouTube
2. Fakhri Husaini
Legenda Sepakbola Indonesia, Fakhri Husaini juga sempat mengkritik program naturalisasi. Dia meminta suporter agar tidak berlebihan dalam memuji para pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. "Pesan saya, tidak perlu berlebihan memberikan pujian kepada pemain-pemain naturalisasi.
Sebab, tanpa disadari, pujian yang berlebihan ini bisa menyakiti pemain lokal," ujar Fakhri Husaini di Surabaya, Selasa, 14 November 2023. Dia meminta sejumlah pemain lokal di Timnas Indonesia seperti, Rizki Ridho, Witan Sulaiman hingga Ramadhan Sananta tidak boleh dianggap lebih kecil daripada pemain naturalisasi
3. Peter Gontha
Peter Gontha juga sempat melontar kritik keras terhadap program naturalisasi di Timnas Indonesia.