Legenda Sepakbola: Tak Perlu Puji Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
- Istimewa
VIVAJabar - Keputusan Ketua Umum PSSI untuk menaturalisasi tiga pemain untuk Timnas Indonesia dalam rangka Kualifikasi Piala Dunia 2026 sudah bulat.
Buktinya nama-nama telah melalui proses administrasi, dari Menpora, Kemenkum dan kemudian ke meja Presiden.
Hanya satu nama yang resmi diungkap ke publik, yaitu Mauro Zijlstra merupakan pemain asal Belanda keturunan Jepang.
Dua nama lainnya belum resmi diumumkan, tapi publik sudah bisa menebak siapa mereka.
Program naturalisasi bukan hanya ada saat Patrick Kluivert menukangi Timnas Indonesia, jauh sebelum Shin Tae-yong pelatihnya pun ada.
Berbagai kritik terkait naturalisasi banyak dilontarkan tokoh, penilaian diberikan karena punya perhatian lebih kepada Timnas Indonesia.
Salah satunya dari Fakhri Husaini, legenda sepakbola ini meminta supporter Indonesia tidak berlebihan memuji pemain naturalisasi.
Pujian yang berlebihan kepada pemain naturalisasi, akibatnya akan menyakiti perasaan pemain lokal yang tak diperhitungkan dikancah sepakbola nasional.
"Pesan saya, tidak perlu berlebihan memberikan pujian kepada pemain-pemain naturalisasi. Sebab, tanpa disadari, pujian yang berlebihan ini bisa menyakiti pemain lokal," ujar Fakhri Husaini di Surabaya, seperti ditulis VIVAJabar, Rabu (13/8/2025)
Dia meminta untuk tidak menganggap pemain-pemain lokal lebih kecil daripada pemain naturalisasi.