Berziarah Sekaligus Wisata, Berikut yang Harus Diperhatikan saat Berkunjung ke Makam Sunan Gunung Jati
- Pinterest @Daisya
VIVAJabar – Makam Sunan Gunung Jati merupakan tempat wisata religi dimana salah satu ulama Walisongo penyebar agama Islam di Indonesia di makamkan Kabupaten Cirebon tepatnya di di Jalan Alun-Alun Ciledug, Desa Astana, Kecamatan Gunug Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Makam Sunan Gunung Jati
- Pinterest @Eryka Kasy
Dilansir dari Viva.co.id pada Jumat 22 Maret 2022, Makam Sunan Gunung Jati ini menjadi tempat wisata religi sekaligus sejarah penyebaran agama di Kabupaten Cirebon.
Memiliki 9 pintu yang dijaga ketat dan hanya keturunan keluarga keraton yang boleh memasuki area pemakaman, hal ini bertujuan untuk melindungi benda-benda berharga yang ada di makam Sunan Gunung Jati seperti granit, marmer, guci, dan lain sebagainya.
Makam Sunan Gunung Jati
- Pinteresrt @nativeindonesia
Pintu yang menjaga makam Sunan Gunung Jati ialah pintu Gapura, Krapyak, Pasujudan, Ratna Kamala, Jinem, Raroga Kaca, Bacem, dan Teratai. Pengunjung yang ingin berziarah hanya bisa mengakses sampai pintu ke lima, selebihnya hanya keturunan Keraton yang boleh memasuki area terebut.
Adapun hal yang perlu dIperhatikan saat mengunjungi Makam Sunan Gunung Jati ialah:
1. Tidak ceroboh dan tetap menjaga sikap
Saat Anda berkunjung ke makam Sunan Gunung Jati dihimabu untuk mejaga sikap dan tidak ceroboh dalam memutuskan atau bertindak. Makam Sunan Gung Jati dianggap sebgai tempat sakral sehingga anda perlu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil keputusan.
2. Waspada
Selain menjaga sikap, Anda juga harus tetap waspada saat di area wisata, suasanan yang ramai dan padat menjadi kesempatan bagi orang yang berniat jahat sehingga Anda harus tetap waspada dan menjaga barang-barang yang berharga.