Sejarah Menarik hingga Kuliner Legendaris di Jalan Braga Bandung

Jalan Braga di Kota Bandung
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabarJalan Braga di Kota Bandung dikenal sebagai salah satu ikon wisata sejarah dan kuliner yang tak lekang oleh waktu. 

img_title Jarang Terekspos, 4 Destinasi Estetik di Jawa Barat yang Bikin Liburan Makin Berkesan

Namun, di balik pesona modernnya, jalan ini menyimpan asal-usul yang menarik untuk ditelusuri. 

Dahulu, jalan ini disebut Pedatiweg atau Karrenweg, karena hanya dapat dilalui kereta kuda pengangkut hasil bumi, terutama kopi, dari gudang milik saudagar Andries de Wilde menuju pusat kota di Jalan Asia-Afrika.

img_title Lagi Viral, 15 Tempat Makan Kekinian di Dago Bandung

Perubahan nama jalan ini bermula dari kehadiran kelompok seni Belanda bernama Toneelvereeniging Braga yang sering mementaskan drama di wilayah tersebut. 

Popularitas kelompok ini membawa pengaruh besar, hingga nama "Braga" menjadi sebutan baru yang melekat sebagai identitas kawasan tersebut, menggantikan nama lamanya.

img_title Mau Healing ke Bandung, Ini 11 Desa Wisata yang Wajib Masuk List

Beberapa versi lain turut memperkaya asal-usul nama Braga. 

Ada yang meyakini berasal dari kata Sunda “ngabaraga” yang berarti bergaya atau mejeng, mencerminkan karakter pengunjung yang datang untuk bersantai dan tampil gaya. 

Versi lain mengaitkannya dengan “Bragi”, dewa puisi dari mitologi Nordik, serta istilah “baraga” yang berarti jalur di pinggir sungai—merujuk pada letak Braga yang berdekatan dengan Sungai Cikapundung.

Seiring waktu, Braga menjelma menjadi kawasan elite pada masa kolonial Belanda. 

Pertokoan mewah, restoran, bioskop, hingga butik bergaya Eropa memenuhi sepanjang jalan, menjadikan Braga sebagai tempat berkumpulnya kaum sosialita dan kalangan atas saat itu. 

Wajar jika kemudian julukan “Paris van Java” disematkan untuk kota Bandung dengan Braga sebagai simbol utamanya.

Keindahan arsitektur khas Art Deco masih bisa dinikmati hingga hari ini. 

Bangunan-bangunan bersejarah seperti Gedung Merdeka, yang dulunya dikenal sebagai Societeit Concordia, menjadi saksi bisu dinamika budaya dan sosial yang terjadi sejak zaman Hindia Belanda.

Kini, Braga menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain menyusuri jalan bersejarah, pengunjung bisa menikmati sajian khas di berbagai kafe dan restoran legendaris, seperti Braga Permai, yang mempertahankan cita rasa klasik sejak masa kolonial dan menyajikan atmosfer tempo dulu yang autentik.

Jalan Braga bukan hanya tempat untuk berfoto atau bersantai. Ia adalah titik temu sejarah, budaya, dan kuliner yang memperkaya identitas Bandung. 

Halaman Selanjutnya
img_title