Drone Ukraina Bidik Sejumlah Bandara, Rusia Kocar-Kacir
- Screenshot berita VivaNews
VIVA Jabar - Ukraina mulai menyerang bandara-bandara di Rusia. Rusia mengatakan bahwa Ukraina telah meluncurkan drone dengan sasaran enam wilayah Rusia, termasuk serangan terhadap bandara di kota barat Pskov, yang terletak dekat perbatasan Latvia dan Estonia, dimana pesawat angkut militer dilaporkan rusak akibat ledakan dan kebakaran besar itu.
"Ini bisa menjadi serangan drone terbesar di wilayah Rusia sejak invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina tahun lalu," kata Kementerian Pertahanan Rusia, dikutip dari Al Jazeera
Ia menambahkan bahwa drone juga telah ditembak jatuh di wilayah Orlov, Bryansk, Ryazan, Kaluga, dan wilayah Moskow dan hampir mengelilingi ibu kota Rusia.
Sementara itu, Wali Kota Vitali Klitschko di aplikasi pesan Telegram mengatakan, Rusia tak akan tinggal diam dengan serangan Ukraina tersebut.
Rusia, lanjut Dia, juga melancarkan serangan rudal dan drone terhadap Kyiv pada Rabu pagi yang digambarkan sebagai serangan paling kuat di ibu kota Ukraina dalam beberapa bulan terakhir dan menyebabkan dua orang tewas dan satu luka-luka.
Di sisi lain, pihak berwenang setempat menyampaikan, pertahanan udara Ukraina menghancurkan lebih dari 20 rudal dan drone yang terlibat dalam serangan itu dan dua penjaga keamanan tewas akibat jatuhnya puing-puing.
“Kyiv belum pernah mengalami serangan sekuat itu sejak musim sem. Secara total, lebih dari 20 sasaran musuh dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara,” tulis Administrasi Militer Kota Kyiv di Telegram.
Kantor berita negara Rusia TASS, mengutip layanan darurat, mengatakan sebelumnya pada hari Rabu bahwa empat pesawat angkut berat Il-76, yang telah lama 'bekerja keras' untuk militer Rusia, rusak di sebuah lapangan terbang di wilayah Pskov barat Rusia, yang terletak sekitar 660 km di utara perbatasan Ukraina.
Konflik Rusia vs Ukraina, Bandara Rusia diserang Drone
- Screenshot berita VivaNews
"Kementerian pertahanan menangkis serangan pesawat tak berawak di bandara Pskov,” kata Gubernur wilayah tersebut Mikhail Vedernikov melalui aplikasi pesan Telegram, sambil mengunggah video kebakaran besar, dengan suara ledakan dan sirene sebagai latar belakangnya.
Vedernikov yang berada di lokasi penyerangan, mengatakan bahwa menurut informasi awal, tidak ada korban jiwa dan kini skala kerusakan bandara sedang dinilai.