NASA Telusuri Lebih Dalam Keberadaan UAP, Termasuk Alien

Ilustrasi Luar Angkasa, Kepala / Administrator NASA (Bill Nelson)
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar - UAP merupakan istilah yang digunakan NASA untuk objek atau fenomena yang tidak teridentifikasi. UAP kerap diidentikan dengan temuan benda langit atau ruang angkasa yang keberadaannya tidak dapat dijelaskan.

img_title Erick Thohir Bocorkan Nasib Adrian Wibowo

Dalam laman DW disebutkan, beberapa diantara benda UAP lebih sering disebut sebagai penampakan potensial UFO atau objek terbang tak dikenal dan alien.

Belum lama ini, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA merilis sebuah laporan setebal 33 halaman yang menyerukan teknik-teknik baru untuk mempelajari fenomena anomali tak dikenal atau UAP.

img_title Megawati Cs Tumbang, Timnas Voli Putri Takluk 0-3 dari Vietnam di SEA V League

Administrator NASA Bill Nelson mengaku akan menunjuk direktur baru untuk penelitian UAP.

img_title Viral Gerhana Matahari Total Hari Ini 2 Agustus 2025, BMKG dan NASA Angkat Bicara

Direktur baru ini akan ditugaskan untuk menangani komunikasi terpusat, sumber daya, dan kemampuan analisis data untuk membangun kumpulan daya yang lebih kuat sebagai evaluasi UAP di masa depan.

Selain itu, Bill Nelson juga akan mengungkapkan pendapat pribadinya tentang adanya kehidupan di luar Bumi.

"Salah satu pertanyaan pertama yang sering saya dapatkan adalah tentang penampakan UFO. Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya percaya ada kehidupan di alam semesta yang begitu luas. Jawaban pribadi saya adalah Ya," ujar Bill Nelson

Namun, Nelson mengatakan bahwa kemungkinan jika makhluk luar angkasa - UFO atau alien - telah mengunjungi Bumi sangat kecil.

Tahun lalu, sebuah tim studi independen beranggotakan 16 orang, ditugaskan oleh NASA untuk melakukan penelitian terhadap laporan-laporan penemuan manusia dengan fenomena tak dikenal di langit.

Ilustrasi Alien

Photo :
  • Screenshot berita VivaNews

Tim studi ini mengatakan bahwa satelit canggih, kecerdasan buatan, dan pembelajaran mesin begitu penting untuk memahami UAP dengan lebih baik.

"NASA memiliki berbagai aset pengamatan Bumi dan ruang angkasa yang sudah ada dan yang sedang direncanakan. Begitu pula dengan arsip data sejarah maupun modern yang sangat luas, yang seharusnya dapat dimanfaatkan secara langsung untuk memahami UAP," tulis para penulis laporan tersebut.

Panel yang beranggotakan fisikawan, astronot, dan astrobiolog ini juga mencatat bahwa persepsi negatif seputar topik UAP menjadi penghalang dalam pengumpulan data mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title