Cara Cek dan Pahami Hasil Seleksi PPPK Tahap 2 Juni 2025
- Viva
VIVAJabar - Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi telah merilis dokumen hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 untuk periode Juni 2025.
Para peserta kini dapat mengakses dan mengunduh dokumen tersebut melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Pengumuman ini merupakan tindak lanjut dari proses seleksi PPPK yang dilaksanakan pada kuartal kedua tahun ini, dan mencakup formasi tenaga pendidikan, kesehatan, dan teknis di berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah.
Panduan Mengunduh Dokumen Hasil Seleksi
BKN menyediakan dokumen hasil seleksi dalam format PDF yang dapat diunduh secara mandiri oleh peserta, berikut langkah - langkahnya:
Akses Situs Resmi
Buka laman https://sscasn.bkn.go.id menggunakan browser desktop atau mobile. Pilih Menu “Hasil Seleksi PPPK”.
Kemudian pilih menu sesuai formasi (Pendidikan/Kesehatan/Teknis), lalu pilih instansi yang dilamar kemudian cari nama dan nomor peserta.
Dokumen hasil seleksi berisi daftar nama peserta beserta status kelulusannya. Gunakan fitur pencarian (CTRL+F) untuk memudahkan pencarian.
Unduh Dokumen
Klik tombol unduh atau simpan dokumen hasil seleksi untuk keperluan pribadi dan pemberkasan lanjutan.
Memahami Status dalam Dokumen
Dalam dokumen hasil seleksi, terdapat beberapa keterangan penting yang harus dipahami peserta :
L (Lulus) : Peserta dinyatakan lolos seleksi akhir dan berhak mengikuti tahap pemberkasan.
TL (Tidak Lulus) : Peserta belum memenuhi ambang batas seleksi.
P1/TL : Peserta P1 dari seleksi sebelumnya namun tidak lolos pada seleksi ini.
CADANGAN : Nama-nama yang berpotensi menggantikan peserta yang mengundurkan diri atau tidak memenuhi pemberkasan.
BKN juga menyertakan informasi skor akhir dan komponen penilaiannya, termasuk nilai kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.
Langkah Selanjutnya bagi yang Lolos
Bagi peserta yang dinyatakan lulus, tahap selanjutnya adalah pemberkasan digital yang dilakukan melalui akun SSCASN masing-masing.
Peserta wajib mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH), mengunggah dokumen pendukung seperti ijazah, SKCK, dan surat keterangan sehat, serta menunggu verifikasi dari instansi terkait.