Momen Haru Prosesi Wisuda 1.633 Mahasiswa Universitas Achmad Yani
- Istimewa
VIVA Jabar – Sebanyak 1.633 mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) mengikuti prosesi wisuda tahun ajaran 2022/2023 di Hotel Harris Festival Citylink, Kota Bandung, Kamis 27 Juli 2023.
Rektor Unjani, Hikmahanto Juwana mengatakan, wisuda dilaksanakan dua hari serta dua sesi yakni pagi dan siang.
Dia pun menyebut lokasi wisuda di luar kampus lantaran pihaknya belum memiliki tempat representatif untuk menggelar wisuda.
"Insya allah wisuda tahun depan akan dilaksanakan di gedung audiotorium sendiri yang dapat memfasilitasi 3.000–3.500 orang. Pembangunan gedungnya sudah hampir rampung dan tahun 2024 sudah bisa digunakan," kata Hikmahanto disela kegiatan sidang senat terbuka Unjani wisuda periode I dan II tahun 2023 di Hotel Harris Festival Citylink.
Hikmahanto mengaku, pihaknya tentu mempersiapkan lulusan-lulusannya melalui berbagai strategi, seperti mahasiswa baru yang masuk diberikan latihan dasar kedisiplinan dan kepemimpinan, karena pada masa saat ini banyak pemberi kerja yang melihat dari karakter seseorang.
"Ketika karakternya bagus, ya itu sangat baik karena Unjani milik TNI AD, maka kami replikasikan karakter TNI AD. Kami juga sekarang mempunyai lembaga sertifikasi kompetensi karena telah mendapat izin dari badan nasional sertifikasi profesi sehingga mahasiswa sebelum lulus akan diberikan berbagai kompetensi yang akan menjadi bekal selain ilmu pengetahuan. Mudah-mudahan bekal ini dapat membuat mereka mampu hadapi era mendapat yang serba digitalisasi," katanya.
Hikmahanto mengungkapkan Unjani pun ke depannya berencana membuka program studi S3 Ilmu Pemerintahan.
Dalam kegiatan belajar mengajar, Hikmahanto pun menyebut masih menggunakan sistem daring, menggunakan materi pelajaran dan video yang ada di sosial media, hingga para dosen akan hadir di tengah mahasiswa peserta didik.
"Intinya (KBM) kami lakukan hybrid tapi bertanggung jawab dengan tetap memanfaatkan teknologi, termasuk saat pandemi," katanya.
Tak seperti tahun sebelumnya, wisuda tahun ini ada sesuatu yang berbeda.
Orang tua Raisha Adilla Kartika Rifca Setiawan harus mewakili putrinya mengikuti prosesi wisuda yang telah meninggal dunia karena sakit kanker.
Chandra Rayani dan Arief Setiawan orangtua Raisha Adilla Kartika Rifca Setiawan, menahan haru dan kesedihan saat nama anaknya dipanggil maju dalam proses wisuda.