Wisata Kuliner Tematik Bandung Rasa Korea, Jawa Juga Ada

Destinasi kuliner tematik khas Korea di Bandung
Sumber :
  • Instagram @abdulrifqialmucram

VIVAJabar – Kota Bandung kini menghadirkan beragam destinasi kuliner tematik, mulai dari cita rasa khas Jawa hingga atmosfer khas Korea Selatan, yang bisa dijelajahi dalam satu kota.

img_title Bikin Lupa Diet, 7 Kuliner Menggoda Dekat Gedung Sate Bandung

Beberapa tempat seperti Chingu Café dan Little Seoul menyuguhkan suasana ala Seoul, lengkap dengan jajanan kaki lima seperti tteokbokki, ramen, corndog, dan sudut foto Instagramable yang meniru jalan Dongdaemun. 

Di Chingu Café, pengunjung dapat merasakan suasana Little Seoul di bagian belakang kafe dengan dekorasi bertuliskan Hangul, signage Gangnam dan Myeongdong, bahkan sistem pembayaran menggunakan kartu Won yang unik. 

img_title Sate Jando Gasibu di Bandung, Kuliner Viral yang Bikin Antre Sejak Pagi

Selain itu, Bandung juga menyuguhkan hidangan Nusantara seperti bakmi Jogja, batagor, dan seblak sebagai pelengkap pengalaman kuliner Jawa asli yang tersedia di kawasan tematik tersebut. 

Tempat seperti Topoci Street Food, Nolda Pocha, Korea MAD, dan Takolada menawarkan jajanan kaki lima ala Korea dengan harga terjangkau, cocok untuk anak muda dan pencinta K-drama

img_title Ini Dia 37 Tempat Makan Enak di Bandung yang Cocok untuk Keluarga

Menu seperti odeng, japchae, ramyen, dan corndog menjadi favorit di lokasi ini. 

Ada pula restoran Korea otentik seperti Sagye Korean, Korean House, Oharang, dan Mujigae, yang menawarkan bakalan ala restoran Korea dengan cita rasa autentik. 

Di antara mereka, Korean House termasuk restoran tertua di Bandung dengan gaya arsitektur tradisional Hanok dan menu seperti bulgogi, sundubu jjigae, dan samgye tang. 

Pengalaman kuliner ala Korea juga dilengkapi dengan fasilitas fotografi menarik. Di tempat seperti Little Seoul dan Chingu Café, pengunjung bisa menyewa hanbok Korea sebagai penunjang suasana otentik dan foto yang Instagramable. 

Secara keseluruhan, wisata kuliner tematik ini memperkaya pengalaman penduduk dan wisatawan yang ingin merasakan keanekaragaman budaya makanan di Bandung dari warisan kuliner Jawa hingga tren kekinian ala Korea tanpa harus menyeberang ke luar negeri.