Cara Mengatasi Campak pada Anak, Kenali Gejala dan Penanganannya

Campak
Sumber :
  • Viva Jabar

VIVAJabar – Campak merupakan penyakit menular yang umumnya menyerang anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan biasanya ditandai dengan demam, batuk, pilek, mata merah, serta kemunculan ruam merah di kulit.

img_title ‎5 Tips Olahraga Sehat 2025, Cara Cepat Bugar dan Konsisten Jalani Resolusi

Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya, campak tetap memerlukan perhatian serius karena bisa menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan baik.

1. Mengenali Ciri-ciri Campak

img_title ‎5 Cara Anak Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

Ciri-ciri campak sering muncul 7 hingga 14 hari setelah terpapar. Pada awalnya, anak biasanya mengalami demam tinggi, batuk kering, pilek, mata merah, dan sariawan kecil di mulut.

Setelah beberapa hari, ruam merah akan muncul dimulai dari muka kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

img_title 7 Cara Sederhana Kelola Stres Agar Tubuh Tetap Sehat

Campak

Photo :
  • Viva Jabar

2. Pastikan Istirahat yang Cukup

Anak yang terkena campak membutuhkan banyak waktu untuk beristirahat. Pastikan mereka tidur dengan cukup dan tidak melakukan banyak aktivitas agar sistem imun bisa melawan infeksi dengan lebih efektif.

3. Penuhi Kebutuhan Cairan dan Nutrisi

Demam serta ruam dapat membuat anak cepat merasa lelah dan mengalami dehidrasi. Pastikan untuk memberikan banyak air putih, susu, atau jus buah segar.

Selain itu, berikanlah makanan yang bergizi seperti buah-buahan, sayuran, serta sumber protein agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

4. Kurangi Demam dan Ketidaknyamanan

Jika anak mengalami demam tinggi, orang tua dapat memberikan obat untuk menurunkan panas seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dengan rekomendasi dokter.

Kompres hangat juga bisa membantu menurunkan suhu tubuh dan membuat anak merasa lebih nyaman.

5. Perhatikan Kebersihan dan Lingkungan Sekitar

Pastikan kamar anak tetap bersih, sejuk, dan memiliki ventilasi yang baik. Cahaya yang terlalu terang bisa membuat mata anak yang sensitif semakin tidak nyaman, jadi usahakan agar ruangan tidak terlalu silau.

6. Lakukan Konsultasi dengan Dokter

Meskipun campak bisa sembuh dengan sendirinya, penting untuk membawa anak ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Segera cari bantuan medis jika anak mengalami demam tinggi lebih dari tiga hari, kejang, kesulitan bernapas, atau terlihat sangat lemah.

7. Melakukan Pencegahan melalui Imunisasi

Cara paling efektif untuk mencegah campak adalah dengan melakukan imunisasi MR (Measles-Rubella) atau MMR (Measles, Mumps, Rubella). Vaksin ini terbukti dapat melindungi anak dari infeksi campak serta komplikasi yang serius.

Halaman Selanjutnya
img_title