Revolusi Perhiasan Emas Mewah Tapi Ringan Pertama di Indonesia
- Istimewa
VIVAJabar – Tren minat masyarakat terhadap perhiasan emas terus melesat di tengah harga emas dunia yang cenderung naik stabil.
Data World Gold Council mencatat permintaan emas di Asia Tenggara naik lebih dari 10 persen pada semester I 2025, seiring pergeseran gaya hidup yang memandang emas bukan sekadar investasi, tapi juga bagian dari fashion statement.
Melihat peluang ini, Semar Nusantara, merek perhiasan emas ternama di Indonesia, resmi memperkenalkan Aeratec – teknologi perhiasan emas ringan pertama di Tanah Air.
Inovasi ini memadukan kemewahan, kenyamanan, dan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjawab tren perhiasan emas berukuran besar yang tetap nyaman dipakai.
“Aeratec adalah revolusi dalam dunia emas. Perhiasan tetap terlihat bold dan mewah, tapi terasa ringan di kulit, mudah dipakai seharian, dan harganya lebih bersahabat,” ujar Vanya Gotama, Chief Operating Officer Semar Nusantara Rabu 13 Agustus 2025.
Teknologi Aeratec diterapkan pada koleksi perhiasan emas 17 karat dan 10 karat, tersedia dalam pilihan warna gold, white gold, dan rose gold untuk wanita maupun pria.
Semar Nusantara bahkan menghadirkan koleksi khusus pria yang dirancang untuk pria modern yang ingin tampil stylish tanpa terbebani berat maupun harga emas.
Tetap Mewah, Lebih Ekonomis
Selain sisi estetika, Aeratec juga memberikan keuntungan ekonomis. Di tengah kenaikan harga emas global, teknologi ini memungkinkan konsumen memiliki perhiasan bernilai investasi dengan harga beli dan jual yang wajar.
Sejak berdiri pada 1969, Semar Nusantara telah berkembang menjadi jaringan ritel perhiasan emas dengan lebih dari 20 cabang di kota besar seperti Klaten, Yogyakarta, Semarang, Malang, hingga Jakarta.
Merek ini dikenal dengan inovasi seperti SQ5 (Semar Quality 10K) – emas 10 karat yang tahan lama dan tidak mudah berubah warna – serta kebijakan harga transparan tanpa ongkos pembuatan.*