Dedi Mulyadi Tanggung Kerugian Ricuh Demo Ojol

Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Facebook @Ayah'naNengDayu

VIVAJabar – ‎Kericuhan yang pecah usai aksi solidaritas ojek online (ojol) untuk Affan Kurniawan di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam hingga Sabtu dini hari, menyisakan kerugian besar. 

img_title Dedi Mulyadi Geram, Sampah Pasar Caringin Tak Kunjung Terselesaikan

‎Sebanyak sepuluh unit sepeda motor terbakar, sementara sebuah rumah makan di kawasan tersebut ikut porak-poranda akibat amukan massa.

‎Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berkomitmen untuk memberikan ganti rugi kepada pihak yang terdampak. 

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

‎Dia menegaskan, pemerintah daerah akan mengganti kendaraan yang rusak serta membantu pemulihan usaha rumah makan yang terkena imbas.

‎“10 unit yang dibakar, kami siapkan bantuan untuk membeli motor baru. Rumah makan ini juga kita support untuk segera dibangun kembali dan karyawannya selama rumah makannya belum beroperasi kita jamin,” ujar Dedi kepada wartawan di depan Gedung DPRD Jabar, Sabtu (30/8/2025) pagi.

img_title Fakta Baru, Dedi Mulyadi Klarifikasi Anggaran Dinas Gubernur Jauh dari Isu Rp2,8 Miliar Per Bulan

‎Selain menjanjikan kompensasi, Dedi juga mengingatkan para demonstran agar aksi menyampaikan pendapat tidak berujung pada penderitaan orang lain.

‎“Saya tidak mau bahwa ada rakyat yang makin susah. Kan mengekspresikan kekecewaan karena rakyat belum mendapat keadilan, tetapi tidak boleh juga berbuat tidak adil bagi yang lain. Ini yang saya minta,” tegasnya.

‎Menurut Dedi, aksi unjuk rasa harus dilakukan dengan cara yang damai, bukan dengan tindakan kekerasan. 

‎Dia menolak keras keterlibatan anak di bawah umur dalam demonstrasi yang berujung ricuh.

‎“Siapapun tidak boleh melakukan tindakan mengorganisir diri, kelompok untuk melakukan tindakan kekerasan atau kerusuhan yang mengakibatkan kerugian bagi kepentingan bersama,” kata Dedi.

‎Dalam kesempatan yang sama, Dedi menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pemerintah dalam menjalankan tugasnya, serta mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat menjaga keamanan bersama.

‎“Saya mohon maaf atas berbagai kekurangan kami. Mari kita jaga keharmonisan wilayah Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

‎Kericuhan pasca-demo tersebut menimbulkan kerusakan di sejumlah fasilitas umum. 

‎Gedung bank, rumah makan, hingga kantor pemerintahan yang berada di sekitar Jalan Diponegoro ikut rusak. 

‎Sementara itu, 201 orang dilaporkan mengalami luka-luka maupun gangguan akibat gas air mata, dan dievakuasi ke Aula Universitas Islam Bandung (Unisba).