Dedi Mulyadi Respons Gedung DPRD Jabar Dilempari Sampah
- Instagram @tvonenews
VIVAJabar – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi aksi pelemparan sampah oleh sekelompok demonstran ke Gedung DPRD Jabar pada Kamis (4/9/2025).
Dia mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak mencerminkan semangat demokrasi yang menghargai kebersihan dan ketertiban.
Dalam sebuah unggahan video di Instagram, Dedi menyatakan bahwa menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak merusak fasilitas umum.
Dia menegaskan bahwa aksi pelemparan sampah justru menambah pekerjaan bagi petugas kebersihan dan tidak mencerminkan budaya Jawa Barat yang santun.
Dedi juga mengingatkan bahwa demokrasi bukan hanya tentang hak untuk protes, tetapi juga kewajiban untuk saling menghargai dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dedi Mulyadi
- Instagram @jurnalpatroli
Dia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang lebih konstruktif.
Aksi pelemparan sampah tersebut dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri Rakyat Anti Penggusuran sebagai bentuk protes terhadap kebijakan penggusuran dan sikap represif aparat terhadap demonstran.
Koordinator aksi, Angga, menyatakan bahwa mereka ingin menunjukkan bahwa para pejabat dan partai politik juga harus introspeksi diri dan tidak hanya fokus pada kepentingan pribadi atau kelompok.
Dedi berharap agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menyampaikan pendapat dan menjaga fasilitas umum agar tetap bersih dan tertib.