Gaji DPRD Bandung Dievaluasi, Begini Respons Edwin Senjaya

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya
Sumber :
  • Instagram @prfmnews

VIVAJabar – ‎‎Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, menegaskan dirinya tidak keberatan apabila pemerintah melakukan evaluasi terhadap gaji dan tunjangan yang diterima anggota dewan.

img_title Mau Paham Kapitalis, Simak Tips Praktis Kelebihan dan Kekurangannya

‎Edwin menanggapi sorotan publik soal besaran penghasilan anggota DPRD yang dinilai cukup tinggi. 

‎Menurutnya, jika ada pihak yang ingin meninjau ulang besaran tersebut, DPRD siap menerimanya.

img_title Fakta Baru, Dedi Mulyadi Klarifikasi Anggaran Dinas Gubernur Jauh dari Isu Rp2,8 Miliar Per Bulan

‎“Kalau sekarang dikatakan akan ada evaluasi, mangga, kami sama sekali tidak keberatan,” ujar Edwin.

‎Dia menjelaskan, nominal gaji dan tunjangan anggota DPRD Kota Bandung memang tercatat cukup besar, yakni sekitar Rp 90 jutaan. 

img_title Dedi Mulyadi Bikin Surat Khusus ke Mendagri, Bongkar Bahaya Pilkades Tanpa Aturan Jelas

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya

Photo :
  • Instagram @prfmnews

‎Namun, angka itu merupakan jumlah kotor yang belum dipotong kewajiban lain seperti pajak PPH 21, iuran partai atau fraksi, serta pengeluaran tambahan.

‎Setelah dikurangi berbagai potongan, Edwin menyebutkan bahwa penghasilan bersih atau take home pay yang diterima anggota dewan berkisar Rp 40 jutaan.

‎Lebih lanjut, dia menekankan bahwa sebagian besar dari penghasilan tersebut pada akhirnya kembali kepada masyarakat

‎Edwin mengungkapkan, para anggota dewan kerap menerima permintaan bantuan dari warga di daerah pemilihan masing-masing, baik berupa kerohiman maupun kebutuhan sosial lainnya.

‎“Anggota dewan sering mendapat permohonan bantuan dari masyarakat, dan itu biasanya dipenuhi dari kantong pribadi,” jelasnya.

‎Dengan demikian, Edwin menegaskan bahwa meski angka gaji terlihat besar di atas kertas, realisasinya banyak yang kembali kepada warga.