7 Tren Olahraga Jalan Cepat, Rutinitas Sederhana Tapi Populer

Ilustrasi Jalan Cepat
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabar - Jalan cepat atau brisk walking bukan sekadar aktivitas fisik ringan. Dalam beberapa tahun terakhir, jalan cepat telah menjadi tren global dalam dunia olahraga dan kesehatan karena manfaatnya yang besar, biaya yang rendah dan fleksibilitasnya. 

img_title Rekomendasi Jadwal Jalan Cepat untuk Mingguan : Sehat Simpel dan Konsisten

Tidak hanya dilakukan di trek atau taman, tren jalan cepat kini juga muncul dalam berbagai bentuk unik yang membuatnya lebih menyenangkan dan mudah dijadikan kebiasaan.

Berikut ini adalah daftar tren jalan cepat yang sedang naik daun di berbagai kalangan :

img_title Jarang Terekspos, 4 Destinasi Estetik di Jawa Barat yang Bikin Liburan Makin Berkesan

1.Power Walking

Power walking adalah gaya jalan cepat dengan kecepatan tinggi (sekitar 6–9 km/jam), di mana tubuh digerakkan secara dinamis, tangan diayun dengan kuat, dan langkah dipercepat tanpa berlari.

img_title Rekomendasi 4 Tempat Makan di Bandung Lagi Viral, Pemandangannya Menakjubkan

Manfaat, membakar lebih banyak kalori, melatih kekuatan otot dan postur, cocok untuk yang ingin menurunkan berat badan tanpa lari.

2. Nordic Walking

Jalan cepat dengan menggunakan dua tongkat khusus seperti pendaki gunung. Gerakannya melibatkan tangan, kaki, dan otot inti tubuh.

Menu ini melatih seluruh tubuh atau total body workout, baik untuk lansia atau orang dengan masalah sendi, mengurangi tekanan pada lutut dan pinggul.

Ilustrasi Jalan Cepat

Photo :
  • Pinterest

3. 10 ribu Langkah Sehari

Tren ini menargetkan seseorang untuk berjalan minimal 10.000 langkah per hari. Banyak digunakan bersama fitness tracker atau aplikasi kesehatan di ponsel.

Manfaatnya, meningkatkan aktivitas harian, mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, membantu menjaga ritme harian yang sehat.

4. Lunch Walk (Jalan Siang Hari)

Banyak pekerja kini memanfaatkan waktu istirahat siang untuk jalan cepat di sekitar kantor atau taman terdekat. Biasanya dilakukan selama 15–30 menit.

Manfaatnya, menyegarkan pikiran dan mengurangi stres kerja, meningkatkan fokus dan produktivitas, membantu metabolisme setelah makan siang.

5. Walking with Family atau Social Walking

Jalan cepat dilakukan bersama keluarga, teman, atau komunitas. Kadang dilakukan dengan membawa stroller atau hewan peliharaan.

Manfaatnya, meningkatkan ikatan sosial, membuat olahraga jadi kegiatan yang menyenangkan, menambah semangat untuk konsisten.

Ilustrasi Jalan Cepat

Photo :
  • Pinterest

6. Virtual Challenge

Berbagai aplikasi kini menawarkan tantangan jalan kaki, seperti ‘jalan 100 km dalam sebulan’ atau ‘jalan keliling virtual Jepang’. Peserta melacak progres lewat aplikasi dan mendapatkan medali virtual atau fisik.

Halaman Selanjutnya
img_title