Gerald Vanenburg Geram, Ferry Paulus Blak-blakan Soal Regulasi U-23

Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg
Sumber :
  • Instagram @nusantara.ballers

VIVAJabar – ‎‎Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg, mengungkapkan kekecewaannya karena banyak pemain mudanya jarang mendapat kesempatan bermain di level klub. 

img_title Federico Barba Siap Kalahkan Lawan Lion City Sailors, Punya Bekal Ini

‎Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh pada persiapan tim jelang dan saat menjalani Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

‎Vanenburg menyebut keresahan itu sudah ia sampaikan sejak sebelum turnamen dimulai. 

img_title Beckham Putra Nugraha Siap Lakukan Ini di Kompetisi Asia

‎Pemain inti seperti Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel, hingga Jens Raven, disebutnya kurang mendapat menit bermain reguler di klub masing-masing. 

‎Kondisi tersebut membuat fisik mereka belum siap, hingga akhirnya berakibat pada kegagalan Indonesia lolos setelah hanya menempati posisi runner-up Grup J dengan empat poin. 

img_title Zulkifli Lukmansyah Siap Tampil di Kompetisi Asia, Ini Janjinya

Direktur I.League, Ferry Paulus

Photo :
  • Instagram @bolacomid

‎Hasil imbang 0-0 melawan Laos pun menjadi sorotan terbesarnya.

‎Keluhan Vanenburg turut didengar pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. 

‎Pelatih asal Brasil itu memang tidak pernah menurunkan Dony sebagai starter di ajang Super League musim ini. 

‎Dia kemudian mengusulkan agar PSSI menggelar kompetisi khusus pemain berusia U-23. 

‎Menurut Souza, di negara-negara lain yang pernah ia tangani, ia belum pernah menjumpai aturan yang mewajibkan klub memainkan pemain U-23.

‎Isu tersebut kemudian ditanggapi Direktur I.League, Ferry Paulus, saat peluncuran Championship 2025–2026 pada Jumat (12/9/2025). 

‎Ferry menegaskan bahwa regulasi pemain muda merupakan ranah PSSI, sedangkan pihaknya hanya bertugas menjalankan aturan yang ada.

‎“Regulasi itu memang miliknya PSSI,” ujar Ferry Paulus.

‎“Kami tinggal menjalankan,” terangnya.

‎Lebih jauh, Ferry menuturkan bahwa saat ini belum ada rencana untuk menambah kompetisi khusus bagi kategori U-23. 

‎Elite Pro Academy sejauh ini hanya menyelenggarakan turnamen di level U-16, U-18, dan U-20. 

‎Dia menjelaskan bahwa PSSI sudah membuat peta jalan pembinaan usia muda secara bertahap.

‎“Kita tunggu tahun-tahun ke depan apa yang bisa dikolaborasikan. Apakah juga I.League bisa menjalankan itu semua,” jawabnya.

‎“Kami juga sudah mendapatkan tugas dari PSSI, harus ada Elite Pro Academy karena itu fondasi dari semua klub-klub profesional.”

‎“Saya pikir untuk musim ini berjalan kompetisi-kompetisi U-19 dan ini sifatnya belum kompetisi penuh, masih home tournament di beberapa tempat dengan melihat kondisi geografis yang ada.”

Halaman Selanjutnya
img_title