Laga Persib vs PSIS Tanpa Penonton, Bobotoh Nonton di Rumah Aja!
Jabar –Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Semarang menginformasikan, pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2024/2025 melawan PERSIB di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu, 9 Februari 2025, pukul 19.00 WIB, berstatus tanpa penonton.
Informasi tersebut didapatkan PERSIB dari surat yang dilayangkan Panpel PSIS bernomor 023/PSIS-Panpel/II-2025 yang ditandatangani ketuanya, Agung Buwono, tertanggal 6 Februari 2025.
"Melalui surat ini kami ingin menyampaikan kepada manajemen PERSIB Bandung untuk dapat menginformasikan kepada pendukungnya untuk tidak hadir di Stadion Jatidiri Semarang karena pertandingan digelar tanpa penonton sesuai dengan surat rekomendasi pertandingan dari Polrestabes Semarang," demikian petikan isi surat tersebut.
Karena itu, seperti disampaikan Vice President of Operational PT PERSIB Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, Bobotoh diminta untuk tidak memaksakan diri datang ke Semarang. SElain berstatus tanpa penonton, suporter tim tamu memang sudah dilarang regulasi untuk mendukung tim kebanggaannya di laga tandang.
PERSIB pun tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang ditimbulkan. Mari dukung pertandingan bisa berjalan dengan sukses, mengikuti keputusan pihak keamanan.
Sebagai gantinya, Bobotoh masih bisa menyaksikan pertandingan melalui tayangan live di tv ataupun streaming via Vidio.com.
Di pertandingan tandang ini, PERSIB sebagai tim tamu, kembali mengingatkan kepada seluruh Bobotoh untuk tidak hadir di stadion sesuai dengan aturan yang tercantum pada pasal 4 ayat 8 Regulasi Liga 1 2024/2025 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Sebelumnya, PERSIB harus menanggung hukuman berupa denda masing-masing Rp75.000.000 atas kehadiran Bobotoh dan perilaku buruk berupa penyalaan flare pada laga tandang melawan Arema FC di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Jawa Timur, Jumat, 24 Januari 2025 dan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 7 Januari 2025.
"Pelanggaran-pelanggaran tersebut jelas sangat merugikan klub dan jika berulang, tentu kerugian yang dialami oleh klub pun akan semakin besar. Kita sama-sama ingin PERSIB, klub yang kita banggakan ini maju dan berkembang. Jadi kepada Bobotoh, jangan ke Stadion Jatidiri pada saat pertandingan nanti," kata Vice President of Operations PT PERSIB Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat.