Wasit Gedion Tuai Protes Bobotoh, Sebabkan Suasana GBLA Memanas
- persib.co.id
VIVAJabar – Keputusan kontroversial wasit Gedion Dapaherang dalam laga Persib Bandung melawan Barito Putera menuai kecaman dari ribuan Bobotoh yang hadir di Stadion GBLA.
Pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025 yang digelar pada Jumat (9/5/2025) tersebut diwarnai berbagai kejadian yang memicu emosi pendukung tuan rumah.
Stadion GBLA bergema dengan teriakan kekecewaan ketika wasit hanya memberikan kartu kuning kepada pemain Barito Putera, Morilo Otavio, yang melakukan tekel keras dari belakang terhadap Febri Hariyadi.
"Wasit mafia!" teriak Bobotoh kompak menggema di seluruh stadion sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-85 ketika Febri Hariyadi berusaha menembus pertahanan lawan. Ia ditekel dengan keras dari belakang oleh Morilo Oktavio hingga terkapar di lapangan.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa tekel terhadap Febri seharusnya diganjar dengan kartu merah.
"Febri ditekel dengan horor dari belakang dan seharusnya mutlak menjadi kartu merah. Wajar jika para pemain lainnya berusaha melindunginya karena ia baru pulih dari cedera panjang," ucap Bojan dengan tegas.
Suasana sempat menegang di lapangan ketika Henhen langsung menghampiri dan membela rekannya yang dijegal.
Para pemain Barito Putera menghalangi hingga terjadi adu mulut dan cekcok yang semakin meluas dengan pemain lainnya.
Wasit Gedion akhirnya memberikan kartu kuning kepada Morilo atas pelanggaran tersebut. Henhen juga diganjar kartu kuning karena reaksinya yang dinilai berlebihan.
Ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit berlanjut ketika Edo Febriansah diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-83.
Akibatnya, Persib Bandung harus bermain dengan 10 pemain pada menit-menit akhir pertandingan.
Bojan Hodak menyatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan surat resmi kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Ia menolak berkomentar lebih jauh untuk menghindari sanksi denda.
"Tapi kami hari ini tidak senang terhadap wasit, dan kami akan mengirim surat resmi kepada PSSI," tegas Bojan Hodak seusai pertandingan.(*)