Persib Bandung Cuma Punya 18 Pemain, Bisa Juara Lagi dengan Squad Minim?
VIVAJabar – Persib Bandung menghadapi tantangan berat menjelang musim 2025-2026 dengan hanya memiliki 18 pemain. Setelah 13 pemain hengkang, skuad Maung Bandung terlihat sangat terbatas. Pelatih Bojan Hodak harus kreatif mengelola tim dengan keterbatasan ini.
Target juara Liga 1 dan berprestasi di kompetisi Asia masih tetap dicanangkan manajemen. Meski squad terbatas, optimisme tetap tinggi karena kualitas pemain yang tersisa. Persib juga sudah mendatangkan Sadi Ramdani sebagai penambah kekuatan tim.
Kompetisi pramusim seperti Piala Presiden dan Soccer Seven Series akan jadi ujian pertama. Hodak harus memanfaatkan turnamen ini untuk mengevaluasi skuad yang ada. Latihan akan dimulai kembali pada 30 Juni 2025 setelah jeda antar musim.
Manajemen Persib masih aktif mencari pemain untuk memperkuat skuad. Mereka menargetkan pemain yang sudah berpengalaman internasional. Kriteria utama adalah pemain yang familiar dengan atmosfer sepak bola Asia dan Timur Tengah.
Komposisi 18 Pemain Persib Saat Ini
Pemain Persib Bandung
- persib.co.id
Pertama, di posisi kiper tersedia Teja Paku Alam, Septi Saha Sangkali, dan Fitrah Maulana. Tiga kiper ini harus bersaing ketat untuk memperebutkan posisi utama. Pengalaman dan konsistensi akan menentukan siapa yang jadi pilihan utama Hodak.
Kedua, lini belakang diperkuat oleh B. Kakang Rudianto, Achmad Jufriyanto, dan Rezaldi. Mereka harus solid mengawal pertahanan Persib musim depan. Komunikasi dan koordinasi antar pemain belakang menjadi kunci sukses lini pertahanan.
Ketiga, lini tengah diisi Dedi Kusnandar, Marc Klok, Abdul Aziz, dan Adam Alis. Kombinasi pengalaman lokal dan internasional diharapkan bisa mengontrol permainan. Kreativitas dan distribusi bola dari gelandang sangat penting untuk menyuplai serangan.
Strategi Menghadapi Keterbatasan Pemain
Squad minim bukan alasan untuk menurunkan target tim. Persib harus pandai merotasi pemain agar tidak kelelahan sepanjang musim. Manajemen beban latihan dan istirahat pemain menjadi sangat crucial.
Selain itu, pemain muda harus diberi kesempatan untuk berkembang. Ini bisa jadi momentum emas bagi talenta-talenta baru untuk menunjukkan kemampuan. Regenerasi pemain menjadi investasi jangka panjang klub.*