Respon Saddil Ramdani Saat Dibandingkan dengan Ciro Alves
VIVA Jabar –Saddil Ramdani yang merupakan pemain baru timnas Indonesia telah memberikan sebuah jawaban pada saat dirinya dibandingkan dengan legenda sayap klub Persib Bandung yaitu Ciro Alves.
Para Bobotoh telah mengharapkan Saddil dapat menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Ciro Alves.
Sejak kepergian Ciro Alves karena kontrak yang tidak lagi diperpanjang terdapat tekanan besar telah menghinggapi Saddil Ramdani akan tetapi pria tersebut telah memilih mempertegas identitasnya sendiri.
“Kalau saya pribadi ya saya menjadi diri saya sendiri, Saddil ya Saddil, Ciro ya Ciro. Kita perlu hargai apa yang sudah menjadi pengorbanan pemain untuk tim ini... ini bukan tentang Saddil ya, tapi tentang tim ini, bagaimana kita membuat jauh lebih baik,” ucapnya penuh percaya diri di GBLA.
Saddil Ramdani
- id.pinterest.id
“Yang terpenting adalah Saddil menjadi diri, Saddil sendiri, seperti itu, bukan untuk menjadi orang lain,” tambahnya.
Sesuai sesi latihan dirinya langsung mengalihkan fokus pada Piala Presiden 2025 dan turnamen pramusim ini akan segera dimulai pada tanggal 6 Juni 2025, Saddil Ramdani mengaku dirinya sudah menerima arahan dari pelatih Persib Bandung Bojan Hodak untuk mempersiapkan dan memaksimalkan waktu latihannya relatif singkat.
“Kami menargetkan bagaimana visi kami jauh lebih baik daripada sebelumnya. Karena selesai Liga Malaysia ada libur panjang sedikit, jadi bagaimana mungkin kita arahan dari coach, latihan dari coach kita memaksimalkan dalam waktu dekat ini. Agar pertandingan di Piala Presiden sesuai apa yang menjadi instruksi dari pelatih semua,” jelas Saddil bersemangat.
Setelah ajang pramusim tersebut pikirannya akan tertuju pada dua kompetensi utama liga 1 2025-2026 dan bergengsi AFC Champions League 2 dan dia sangat berharap dapat membantu Persib Bandung bersinar di kancah Asia.
“Dengan adanya tim seperti ini, tim sangat besar ini dengan kualitas pemain secara keseluruhan sangat bagus ya. Saddil banyak belajar tentunya baik dari mental, teknik, maupun taktik dari pelatih, pemain,” ujar Saddil menyatakan antusiasnya.
“Tentu kami menargetkan juara, siapa yang tidak ingin juara di Asia ya, itu suatu kebanggaan dan kehormatan buat kita semua. Jadi bagi saya itu adalah sejarah tentunya, itu adalah target kami semua, seperti itu,” tuturnya.