Persib Bandung Lengkapi Kuota Asing Tanpa DMF, Sinyal Dewangga Jadi Starter?

Dewangga
Sumber :
  • Tangkap Layar Akun Instagram @persib

VIVA JabarPersib Bandung secara resmi telah melengkapi delapan slot pemain asing mereka untuk musim 2025/2026. 

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Namun, ada satu hal menarik yang menjadi sorotan, yakni tidak ada satu pun pemain asing yang berposisi sebagai gelandang bertahan (defensive midfielder/DMF) murni. 

Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Alfeandra Dewangga akan menjadi pilihan utama di posisi krusial tersebut.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Selama ini, Persib memang dikaitkan dengan beberapa gelandang bertahan asing. Namun, dengan pengumuman pemain asing kedelapan yang berposisi lain, manajemen Maung Bandung sepertinya punya strategi berbeda.

Dari delapan nama impor yang ada, yaitu Uilliam Barros, William Marcílio, Luciano Guaycochea, Berguinho, Ramon Tanque, Patricio Matricardi, dan Adam Przybek, tidak ada yang berkarakter murni sebagai destroyer atau ball-winning midfielder di lini tengah. Sebagian besar lebih fokus pada sisi ofensif, playmaking, atau pertahanan sentral.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Situasi ini secara otomatis membuka lebar peluang bagi Alfeandra Dewangga untuk mengamankan satu tempat di starting XI Persib. 

Pemain serbabisa ini, yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi, memang memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan dan bek tengah. 

Fleksibilitas serta kemampuan intersep dan distribusi bolanya akan sangat dibutuhkan untuk menopang lini tengah Pangeran Biru.

Pelatih Bojan Hodak dikenal sebagai pelatih yang gemar memaksimalkan potensi pemain lokal. 

Keputusan untuk tidak merekrut DMF asing bisa jadi merupakan bentuk kepercayaan penuh Hodak terhadap kualitas Dewangga dan gelandang bertahan lokal lainnya yang dimiliki Persib.

Jika Dewangga benar-benar menjadi pilihan utama di posisi DMF, ini akan menjadi tantangan sekaligus kesempatan emas baginya untuk membuktikan diri di hadapan Bobotoh.

Perannya akan krusial dalam menyeimbangkan tim, baik saat bertahan maupun membangun serangan. Kita nantikan bagaimana Hodak akan meracik strategi lini tengahnya di Liga 1 2025/2026. *