Persib Bandung Solid di Thailand, Alfaendra Dewangga Bocorkan Kunci Kekompakan Tim
- Video Wawancara
VIVAJabar – Pemusatan latihan (TC) Persib Bandung di Thailand tak hanya mengasah fisik, tetapi juga memupuk kekompakan tim secara signifikan.
Bek andalan Maung Bandung, Alfaendra Dewangga, memberikan gambaran mendalam tentang atmosfer TC yang intens dan produktif ini.
Dia mengungkapkan kondisi tim yang semakin solid menjelang kompetisi 2025/2026.
Dewangga menyoroti kondisi fisik tim yang dinilainya sangat baik setelah lebih dari seminggu TC berjalan.
"Kondisi fisik sih bagus, apalagi anak-anak juga bagus," ujarnya, menunjukkan kepuasan terhadap progres rekan-rekannya.
Selain itu, aspek krusial lainnya adalah terbangunnya chemistry antar pemain.
"Inilah saatnya untuk membangun chemistrybkarena kita 24 jam bertemu, kita satu hotel, tidurnya juga bareng," ungkap Dewangga, menjelaskan faktor kedekatan yang terjalin.
Dia menambahkan, "Jadi chemistry-nya menurut saya anak-anak sudah bagus."
Kedekatan ini sangat penting untuk menyatukan visi dan misi tim di lapangan.
Sebagai informasi tambahan, Dewangga berbagi kamar dengan Saddil, yang disebutnya sebagai rekan terdekat.
"Kalau Saddil sebenarnya sudah lumayan kenal, dia paling dekat lah sama saya karena suka ngobrol dan bercanda," kata Dewangga, menggambarkan hubungan personal yang harmonis.
Sementara itu, untuk pemain baru seperti Putu Gede, Dewangga mengakui masih dalam proses adaptasi.
"Paling lebih ke Putu Gede karena masih baru, saya pun juga belum begitu dekat," ujarnya, namun optimis proses adaptasi akan berjalan lancar mengingat latar belakang budaya yang serupa memudahkan komunikasi.
Mengenai gaya kepelatihan Bojan Hodak, Dewangga mengaku mendapatkan kebebasan sekaligus arahan. "Asik sih di luar lapangan saya diberi kebebasan," ujarnya.
Namun, ia juga menekankan pentingnya disiplin pribadi. "Cuman dari pemainnya sendiri juga harus atur waktu kapan kita istirahat, kapan kita mengatur makan juga. Itu yang membuat saya kagum," kata Dewangga.
Pelatih Bojan Hodak juga terus memberikan arahan spesifik kepadanya, terutama mengingat posisinya yang baru di tim.
Menjelang musim depan dengan dua kompetisi, Liga 1 dan Asia, Dewangga menegaskan fokus ganda.
"Ya pasti dua-duanya," jawabnya tegas. Namun, prioritas utama tetap pada kancah Asia.
"Fokus utama sih pasti kita Asia ya karena klub Indonesia masih yang berprestasi di Asia kan belum ada," pungkas Dewangga, sembari menegaskan tidak akan mengesampingkan target di Liga domestik.