Persib Bandung Dapat Kritik Bobotoh Soal Harga Jersei yang Dinilai Tinggi
VIVAJabar – Persib Bandung secara resmi memulai pemesanan untuk jersey baru musim 2025/26, yang kini diproduksi oleh merek Spanyol, Kelme, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Sportama.
Jersey ini akan diresmikan pada tanggal 2 Agustus 2025 bersamaan dengan pertandingan persahabatan melawan Western Sydney Wanderers FC di Stadion GBLA.
Namun, perhatian bobotoh tertuju pada harga jersey baru ini. Persib menyediakan tiga jenis: Player Issue (Rp799. 000), Replica (Rp399. 000), dan Supporter Edition (Rp149. 000).
Sayangnya, pengiriman akan dimulai pada 10 Agustus, sehingga bobotoh tidak dapat mengenakannya saat peluncuran.
Beberapa bobotoh berpendapat bahwa harga tersebut terlalu tinggi, khususnya untuk varian Player Issue dan Replica. Fikri, salah satu pendukung, mengatakan mungkin ia akan memaksakan diri untuk membeli, tetapi ia khawatir banyak supporters lain tidak mampu.
Ia lebih memilih untuk menunggu edisi Supporter yang lebih terjangkau sambil berharap harga tetap bersahabat agar tidak memicu maraknya jersey KW di pasar.
Kekhawatiran serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber), Dian ‘Apin’ Purnama.
Ia mengerti bahwa Persib memerlukan dana besar untuk bersaing di tingkat Asia, tetapi berharap klub tetap mempertimbangkan situasi keuangan para bobotoh. Menurutnya, harga yang terlalu tinggi akan mendorong pendukung beralih ke produk palsu.
Para bobotoh sependapat bahwa memiliki jersey resmi tim kesayangan merupakan kebanggaan, namun mereka tetap ingin harga yang wajar agar semua kalangan dapat memilikinya.
Mereka berharap Persib mampu menyediakan pilihan harga yang lebih bersahabat tanpa mengorbankan kualitas, sehingga rasa cinta bobotoh terhadap klub bisa terus terwujud melalui atribut resmi.