Bus Bobotoh Dihujani Batu Usai Laga Panas Persib Bandung vs PSIM Jogja

Bus Bobotoh
Sumber :
  • Instagram @persibplus

VIVAJabar – Bentrok antarsuporter kembali terjadi dalam laga BRI Super League 2025/2026.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Kali ini, Bobotoh pendukung Persib Bandung mengalami insiden serius usai menyaksikan pertandingan tandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025).

Bus yang mengangkut suporter Persib dikepung dan dihujani lemparan batu oleh massa yang diduga kelompok suporter PSIM. 

img_title Berada di Grup Neraka, Persib Bandung Yakin Bisa Melaju Mulus di Liga Champions Asia

Aksi tersebut terekam dalam sejumlah video yang viral di media sosial.

Kericuhan pecah setelah pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. 

img_title Optimis Penuh, Beckham Putra Pastikan Persib Bandung Tampil Lebih Ganas di Kancah Asia

Berdasarkan laporan, sekitar pukul 21.00 WIB, massa menghadang rombongan Bobotoh di kawasan Terminal Ngabean hingga Stasiun Tugu, Yogyakarta.

Sejumlah kendaraan pengangkut suporter Persib, termasuk bus dan elf, menjadi sasaran lemparan batu. 

Bahkan, beberapa kendaraan nyaris dibakar dan mengalami kerusakan parah akibat aksi anarkis tersebut.

Situasi mencekam itu terekam melalui live streaming di TikTok dan sejumlah platform media sosial lain. 

Dalam video tersebut, terlihat massa yang diduga Brajamusti suporter PSIM mengepung bus Bobotoh di kawasan Malioboro. 

Mereka tidak memberikan jalan keluar dan terus mengintimidasi.

Polda DIY bersama jajaran Polresta Yogyakarta segera mengerahkan personel dan kendaraan taktis, termasuk barakuda, untuk mengamankan situasi. 

Meski aparat berusaha mengevakuasi Bobotoh, prosesnya berjalan sulit karena massa semakin banyak dan terus menekan.

Kapolresta Yogyakarta membenarkan adanya bentrokan ini dan menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku. 

Hingga Senin (25/8/2025) dini hari, aparat berhasil mengendalikan keadaan dan membubarkan kerumunan.

Kerusuhan ini menambah daftar panjang bentrok antarsuporter di Indonesia. Pihak kepolisian mengimbau agar kelompok suporter menahan diri dan menjaga sportivitas demi menghindari jatuhnya korban.