Kronologi FIFA Sanksi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia

Timnas Indonesia
Sumber :

VIVA Jabar – FIFA baru saja memberikan hukuman yang berat kepada PSSI dan masalah ini telah bermula pada saat Timnas Indonesia berjumpa Bahrain dalam menentukan kualifikasi Piala Dunia Zona Asia pada Maret lalu. 

img_title Jelang Laga Perdana ACL Two, Beberapa Pemain Kunci Persib Bandung Absen Latihan

Saat ini FIFA telah menilai bahwa para suporter Timnas Indonesia telah melanggar aturan dengan referensi FDD 2338 tentang pasal 15 terkait diskriminasi. 

Suporter Indonesia pada saat laga tersebut dianggap memberikan sebuah ujaran kebencian kepada Bahrain yang membuat FIFA melakukan reaksi. 

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

Arya Sinulingga yang merupakan anggota Exco PSSI telah mengatakan bahwa FIFA melakukan pengawasan penuh atas aksi negatif suporter Indonesia tersebut dan mereka memiliki bukti yang kuat karena masalah diskriminasi merupakan aspek serius dan pelanggaran ini terjadi pada Tribun Utara dan Selatan yang dinilai paling aktif. 

 

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga

Photo :
  • -

"Di sana FIFA juga mengirimkan laporan, jadi ada monitoring sistem mereka sebagai laporan mereka."

"Berdasarkan laporan pertanyaan tersebut, FIFA menyatakan bahwa suporter tuan rumah Indonesia itu paling aktif di tribun utara dan selatan."

"Peristiwa ini terjadi di sektor 19 disebabkan oleh suporter Indonesia," kata Arya Sinulingga.

Bahkan FIFA mempunyai bukti yang sangat kuat dan memberikan sanksi karena diduga terdapat 200 suporter Timnas Indonesia yang melakukan aksi negatif saat pertandingan dan momen tersebut terjadi pada menit ke-80 dan ini harus mendapatkan tindakan yang tegas. 

"Pada menit ke-80 sekitar hampir 200 suporter tim tuan rumah meneriakkan slogan xenophobia Bahrain bla bla bla," lanjutnya.

PSSI juga harus menanggung denda sebesar 400 juta atas pelanggaran ini termasuk mengosongkan 15% kapasitas Stadion saat pertandingan melawan China nanti. 

Pada saat melawan Bahrain terdapat 69.000 suporter yang telah hadir dipertandingan yang telah digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta yang artinya hanya ada sekitar 58.000 kursi yang dijual untuk lega kandang selanjutnya. 

Akan tetapi FIFA telah memberikan keringanan 15% kapasitas diisi oleh komunitas anti diskriminasi termasuk penonton keluarga dan selain itu terdapat sebuah kampanye anti diskriminasi agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. 

Tentunya pada saat sanksi ini Ultra Garuda dan La Grande Indonesia tidak dapat berada di Tribun mereka. 

Halaman Selanjutnya
img_title