Inter Milan vs PSG di Final Liga Champions, Marcus Thuram Nostalgia
- Serie-A Italia
VIVA Jabar –Inter Milan akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada Sabtu mendatang. Namun, di saat yang sama, Nerazzurri juga harus merenungkan kekecewaan di Serie A.
Marcus Thuram mengaku sedih karena gagal mengamankan scudetto. Dia memastikan akan all-out untuk membawa trofi Champions League ke San Siro.
Inter kehilangan gelar scudetto musim ini setelah diambil alih Napoli di hari terakhir musim ini. Meski mereka menang 2-0 atas FC Como, namun hasil itu tetap tidak berpengaruh karena di tempat lain Il Partenopei mengalahkan Cagliari 2-0.
Berbicara dalam sesi konferensi pers UEFA Open Media Day, Marcus Thuram bicara tentang ambisinya untuk mengamankan trofi Liga Champions.
"Lebih sedih daripada marah karena kami sebenarnya bisa memenangkan Scudetto. Tapi sekarang semua itu sudah di belakang kami. Sekarang saatnya kami menghadapi pertandingan spesial., terlebih lagi bagi saya.” ujar Thuram.
"Saya bermain melawan tim tempat saya tumbuh besar. Saya juga mengenal beberapa pemain mereka. Mari berharap kami menang."
Thuram kemudian ditanya tentang rekan setimnya, Lautaro Martinez. Pemain asal Prancis berusia 27 tahun tersebut melontarkan pujian untuk pemain asal Argentina tersebut sebagai pemimpin di ruang ganti.
"Dia adalah seorang pemimpin. Merupakan suatu kehormatan untuk berbagi lapangan dengannya. Dan dengan semua penyerang lainnya, ini adalah kelompok yang hebat."