Brisbane Roar Eks Klub Rafael Struick Terancam Bubar
VIVA Jabar –Mantan klub Rafael Struick, Brisbane Roar saat ini telah terancam likuidasi karena terlilit hutang yang membengkak.
Dalam sebuah ancaman tersebut telah diajukan oleh Kantor Pajak Australia (ATO)dan klub tersebut telah digugat karena belum juga menyelesaikan hutang yang telah berlangsung lama.
Saat ini klub Brisbane Roar merupakan klub Liga Australia A yang dimiliki oleh perusahaan Indonesia yaitu Bakrie Group yang pada musim lalu mereka telah mendatangkan Rafael Struick dari ADO Den Haag.
Pemain Timnas Indonesia tersebut tidak mendapatkan menit bermain yang layak sehingga ia memutuskan meninggalkan klub tersebut.
Roar Kaz Patafta yang merupakan CEO Brisbane Roar saat ini tengah berupaya menyelamatkan klubnya dari ancaman pembubaran.
"Klub telah bekerja sama dengan ATO dalam masalah ini selama beberapa waktu lalu dan memiliki rencana untuk menyelesaikannya segera," kata Patafta dikutip AFR.
Patafta yang merupakan mantan sepak bola profesional tersebut juga tengah memperkuat Melbourne Victory dan Newcastle Jets serta raksasa Portugal Benfica.
Bahkan dia juga telah menjelaskan Masalah sebenarnya merupakan utang history yang terjadi sebelum angsuran tim manajemen saat ini sehingga Brisbane Roar menolak dalam membeberkan jumlah hutang yang disengketakan ATO.
Finansial klub tersebut saat ini tengah berada di kondisi buruk sehingga hampir bangkrut dan menjadi permasalahan hingga saat ini, sehingga mendapatkan sebuah ancaman likuidasi karena terlilit hutang dalam jumlah yang cukup besar.