Menakar Peran Traveloka di Jantung Ekosistem Perekonomian dan Pariwisata Indonesia

Ilustrasi Aplikasi Sosmed, Traveloka
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar - Tech Unicorn asal Indonesia, Traveloka dinilai mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, baik di bidang industri pariwisata, pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi, penciptaan lapangan kerja, aspek keberlanjutan hingga lahirnya inovasi baru di bidang lainnya.

Program Panen Omset, Ratusan Pelaku UMKM Antusias Ikuti Pelatihan Usaha di Bandung

Penilaian tersebut berdasarkan hasil pengumuman PwC Indonesia. Dimana hasil Studi PwC menyimpulkan, Traveloka turut menstimulasi penciptaan Nilai Tambah Bruto (NTB) di Indonesia sekitar US$10 miliar pada 2019 – 2022 atau setara lebih dari 360 ribu tenaga kerja di Indonesia setiap tahunnya. 

Dari nilai tersebut, US$4,5 miliar diantaranya berasal dari industri pariwisata, atau setara dengan 2,70 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor tersebut. 

Who I Am, Lagu Kolaborasi Putri Ariani, Peder Elias dan Alan Walker Trending No.1 di YouTube Musik

Pastinya, kontribusi tersebut juga berdampak positif ke sektor lain seperti pertanian dan energi yang menunjukkan keterlibatan ekonomi yang lebih luas. Caesar Indra, President, Traveloka, mengatakan, hampir 12 tahun lalu, Traveloka hadir sebagai penyedia solusi perjalanan untuk konsumen melalui teknologi. 

Putri Ariani Bikin Heboh YouTube dengan Who I Am, Alan Walker dan Peder Elias Jadi Teman Duetnya

Dalam perjalanannya, Traveloka senantiasa mendedikasikan diri menghadirkan pengalaman terbaik untuk pengguna, dan mendorong inovasi serta pertumbuhan ekosistem pariwisata berkelanjutan.

“Studi yang dilakukan oleh PwC akan membantu kami untuk memahami dan mengukur dampak ekonomi yang diberikan oleh perusahaan dan mengidentifikasi beragam peluang untuk dapat berkontribusi lebih jauh lagi untuk industri pariwisata Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar Caesar dalam keterangannya, dikutip

Halaman Selanjutnya
img_title