Bunda Hati-Hati Ya Dengan 'Keguguran' Saat Persalinan
- Screenshot berita VivaNews
Sementara kualitas sel telur lebih banyak dipengaruhi oleh faktor usia ibu
Kondisi Ibu
Kelainan pada sisi ibu umumnya mengakibatkan terjadinya keguguran berulang di usia kehamilan yang lebih lanjut.
Kondisi yang mengakibatkan rahim sulit mempertahankan kehamilan, seperti adanya tumor dinding rahim, atau kelemahan mulut rahim dapat mengakibatkan terjadinya keguguran.
Gangguan pembekuan darah, gangguan metabolik, gangguan produksi hormon reproduksi, infeksi, serta penyakit autoimun pada ibu berpotensi mengganggu proses tubuh ibu untuk memelihara kehamilan, yang berakibat pada keguguran.
Gaya Hidup
Pengaruh pola gaya hidup yang berpotensi untuk memicu terjadinya gangguan metabolik seperti peningkatan berat badan berlebih akibat gaya hidup kurang bergerak (sedentary living), kurang istirahat, kurang berolahraga, serta tidak menjaga pola makan yang baik juga berpotensi menjadi penyebab kejadian keguguran.
Penanganan Tepat Keguguran Berulang
Bukan berarti wanita yang mengalami keguguran berulang tidak dapat memiliki keturunan. Perawatan dan dukungan intensif dapat meningkatkan kesempatan untuk tercapainya kehamilan yang sukses.
Apa yang akan dilakukan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dalam pemeriksaan dan perawatan kasus ini?
Pada awalnya, dokter akan melakukan karakterisasi dari jenis keguguran berulang yang Anda alami. Hal ini penting untuk menentukan prioritas jenis pemeriksaan yang akan dilakukan.
Mencari penyebab kejadian keguguran berulang pada dasarnya tidak mudah. Saat ini, melakukan pemeriksaan kromosom pada jaringan yang berasal dari keguguran belum menjadi pemeriksaan yang rutin dilakukan.
"Sehingga tidak diketahui, apakah keguguran tersebut terjadi pada kehamilan dengan janin yang normal atau tidak normal," tuturnya.
Selain itu, kejadian keguguran berulang yang tidak terjelaskan hanya dapat ditegakkan jika sudah dilakukan pemeriksaan menyeluruh tetapi tidak ditemukan adanya kelainan.
Sebagian besar pasangan yang mengalami kejadian keguguran berulang berada di dalam kategori ini.
Setiap pasangan memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan konseling dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas, endokrinologi dan reproduksi untuk mendapatkan anjuran dan penanganan yang tepat untuk masalah keguguran berulang.
Strategi yang dapat dilakukan pada kasus keguguran berulang, umumnya ditentukan oleh jenis kejadian keguguran berulang.