Bunda Hati-Hati Ya Dengan 'Keguguran' Saat Persalinan
- Screenshot berita VivaNews
Pada kejadian keguguran dini, dapat dilakukan tatalaksana untuk meningkatkan kualitas embrio, serta memperbaiki kemampuan dinding rahim dalam menyeleksi embrio yang akan terbentuk.
Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas embrio diawali dengan meningkatkan kualitas sperma dengan cara melakukan seleksi sperma melalui metode swim up yang dapat dilakukan sebagai bagian dari prosedur inseminasi. Prosedur ini memilih sperma yang dapat berenang menembus larutan dengan berat jenis yang berbeda.
"Jika masih belum berhasil, maka prosedur bayi tabung dapat dilakukan bukan hanya untuk memilih sperma, tetapi juga sel telur, dan embrio. Pemilihan sperma pada prosedur bayi tabung dapat dilakukan dengan menggunakan teknik intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI)," terangnya.
Strategi penanganan keguguran berulang pada kehamilan dini juga ditujukan kepada lapisan dinding rahim agar mekanisme seleksi terhadap embrio yang datang menjadi lebih baik.
Salah satu teori menyatakan bahwa jumlah sel uterine natural killer (UNK) yang berlebihan mengakibatkan seorang wanita menjadi sangat mudah hamil, meski dengan embrio yang kromosomnya tidak normal.
Menekan jumlah sel UNK pada rahim diharapkan dapat lebih memperbaiki proses seleksi embrio oleh dinding rahim.
Pencegahan
Keguguran berulang merupakan salah satu bentuk dari gangguan kesuburan. Selain penanganan melalui tindakan medis, untuk meningkatkan peluang kehamilan, ada baiknya Anda dan pasangan juga mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.
Pola Makan Bergizi
Upayakan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, jaga berat badan ideal sebelum hamil dan lakukan tindakan penapisan terhadap infeksi yang berpotensi memicu cacat bawaan dalam masa kehamilan, seperti rubella.
Hindari Rokok
Hentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain itu, penggunaan obat-obatan tanpa pengawasan dokter perlu dihindari selama perencanaan dan di masa kehamilan.
Perencanaan Kehamilan
Perencanaan kehamilan pun harus dilakukan dengan lebih cermat, karena bagi Anda yang sudah mengalami keguguran berulang, sebaiknya memberikan jeda waktu sebelum hamil kembali.
Hal ini untuk memberikan waktu yang cukup bagi dokter spesialis obstetri dan ginekologi Anda untuk melakukan pemeriksaan diagnostik yang lengkap dalam menemukan penyebabnya dan memberikan penanganan yang tepat untuk Anda dan pasangan.