Ketahuilah Ini Waktu Tidur yang Dilarang Rasulullah, Karena Alasan Ini
VIVAJabar - Baik anjuran dan larangan dari Rasulullah ada sebab akibatnya, seperti waktu-waktu yang dilarang tidur oleh Rasulullah.
Sebaiknya kita mengikuti larangan yang diajarkan Rasulullah, tidak tidur di waktu-waktu seperti berikut.
Dalam buku Kita Hidup Hanya Tiga Hari; Kumpulan Nasihat dan Kalam Hikmah Sepanjang Tahun, ada beberapa waktu tidur yang dilarang Rasulullah SAW.
Tidur diwaktu pagi akan mewariskan kemiskinan sebab waktu pagi merupakan waktu yang diberkahi Allah SWT.
Nabi bersabda: "Ya Allah, berkahilah bagi umatku pada pagi harinya." (HR Abu Dawud)
Tidur sebelum masuk waktu Isya juga dilarang sebab akan menghalangi seseorang dari memperoleh pahala besar sholat Isya berjamaah, yang setara dengan pahala sholat malam selama setengah malam.
Rasulullah juga melarang umatnya untuk tidur setelah makan. Sebagaimana dijelaskan Ibnu Qayyim bahwa seseorang disarankan untuk berjalan setelah makan, karena tidur setelah makan dapat menyebabkan penyakit dan memicu obesitas.
Rasulullah juga melarang umatnya untuk tidur sepanjang hari.
Islam merupakan agama yang mendorong penganutnya untuk beraktivitas dan bersemangat sebagai hamba-Nya, sebab di dalamnya terdapat banyak keberkahan.
Tidur setelah Ashar juga sebaiknya dihindari karena dianggap berbahaya.
Ulama salaf mengatakan, "Siapa yang tidur setelah Ashar, ia telah merusak akalnya, maka jangan salahkan siapapun selain dirinya sendiri."
Demikian waktu-waktu yang tidak dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidur, alasan-alasannya pun sudah jelas.