Makanan Gosong Bikin Risiko Kanker, Benarkah?

Ilustrasi Memasak
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar - Konsumsi makanan yang terlalu gosong seringkali dianggap sebagai kebiasaan yang tidak sehat. Selain memengaruhi rasa dan kualitas makanan, makanan yang terlalu gosong juga dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan.

img_title ‎6 Kunci Tidur Berkualitas, Cara Sederhana agar Tubuh Lebih Fit

Salah satu risiko utama yang terkait dengan konsumsi makanan gosong adalah peningkatan risiko kanker

Artikel ini akan menjelaskan mengapa makanan yang gosong dapat menyebabkan kanker dan faktor-faktor yang terlibat dalam hubungan ini. 

img_title Hati-Hati, 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bikin Mata Rusak

Pembentukan Senyawa Karsinogenik

img_title Makan Enak Nggak Perlu Bingung, Ini 5 Kuliner Viral Bandung 2025 yang Bikin Nagih

Makanan yang terlalu lama dipanggang atau digoreng pada suhu yang tinggi dapat menghasilkan senyawa-senyawa karsinogenik, yaitu senyawa yang dapat menyebabkan perkembangan kanker. 

Beberapa senyawa karsinogenik yang umum terbentuk saat makanan terlalu gosong termasuk:

  • Akrilamida: Terbentuk ketika karbohidrat dan asam amino dalam makanan reaksi pada suhu tinggi, seperti saat menggoreng atau memanggang kentang goreng atau roti. 
  • Hidrokarbon Polisiklik Aromatik (PAHs): Terbentuk dari lemak dan jus daging yang jatuh ke bara api saat memanggang daging atau ikan. PAHs diketahui menjadi penyebab kanker.
  • Amina Heterosiklik: Terbentuk saat daging dan produk hewani lainnya dipanggang atau dibakar pada suhu tinggi.

Pengaruh Paparan Jangka Panjang 

Makanan yang sering terpapar panas tinggi, seperti makanan yang sering digoreng atau dipanggang hingga sangat gosong, dapat meningkatkan risiko kanker dalam jangka panjang. 

Paparan berulang terhadap senyawa-senyawa karsinogenik ini dapat menyebabkan kerusakan pada DNA sel tubuh dan memicu perkembangan sel kanker.

Destinasi Kuliner, Ayam Bakar Sambal Koja

Photo :
  • Screenshot berita VivaNews

Jenis Makanan yang Rentan 

Beberapa jenis makanan lebih rentan terhadap pembentukan senyawa-senyawa karsinogenik daripada yang lain. 

Contohnya, makanan yang tinggi karbohidrat seperti kentang, roti panggang, dan keripik kentang cenderung lebih mudah menghasilkan akrilamida saat digoreng atau dipanggang dalam waktu yang lama. 

Cara Meminimalkan Risiko 

  1. Untuk mengurangi risiko kanker yang terkait dengan konsumsi makanan yang terlalu gosong, Anda dapat melakukan beberapa tindakan berikut: 
  2. Kurangi penggunaan minyak dan suhu panggang yang tinggi saat memasak.
  3. Pilih metode memasak yang lebih sehat, seperti merebus, mengukus, atau memanggang pada suhu yang lebih rendah.
  4. Hindari memakan makanan yang terlalu gosong secara berlebihan, terutama jika itu adalah bagian utama dari pola makan Anda. 
  5. Konsumsi makanan yang seimbang dan beragam untuk mengurangi paparan berlebih terhadap senyawa-senyawa karsinogenik tertentu. 
Halaman Selanjutnya
img_title