Wajib Coba, Ini 3 Makanan Khas Bandung yang Resmi Jadi Mahakarya
VIVAJabar – Kebanggaan menyelimuti Kota Bandung seiring dengan penetapan tiga makanan khasnya—batagor, mie kocok, dan tahu Cibuntu—sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Januari 2025.
Pengakuan ini bukan sekadar legitimasi kuliner, melainkan penegasan akan kreativitas budaya dan kekayaan warisan yang dimiliki Kota Kembang.
Setelah penetapan tingkat provinsi ini, langkah selanjutnya adalah mengusulkan ketiga hidangan ikonik ini sebagai WBTB di tingkat nasional.
1. Batagor
Lebih dari sekadar hidangan gorengan, melambangkan perjalanan inovasi kuliner Bandung yang tak pernah berhenti.
Hidangan ini merupakan evolusi dari Siomay, sebuah sajian Tionghoa-Indonesia yang telah lama dikenal.
Sejarah mencatat Haji Isan sebagai pionir batagor, yang pada awalnya menjual baso tahu kukus (batakus) di tahun 1968.
Namun, karena permintaan pasar yang lesu, ia berinovasi dengan menggoreng baso tahu tersebut, sehingga lahirlah "batagor" (baso tahu goreng) yang sukses diperkenalkan pada tahun 1970.
2. Mie kocok
Hidangan berkuah kental ini dikenal dengan ciri khas mi kuning tebalnya, potongan kikil sapi yang kenyal, dan kuah kaldu sapi gurih yang menghangatkan.
3. Tahu Cibuntu
Melengkapi trio warisan ini, meskipun detail spesifiknya tidak dijelaskan, keberadaannya bersama batagor dan mie kocok menegaskan statusnya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner Bandung.
Penetapan ini menggarisbawahi urgensi pelestarian tradisi kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga bercerita tentang sejarah dan identitas sebuah kota.