Hasil Tes DNA Bisa Bongkar Fakta Mengejutkan, Begini Manfaatnya
VIVAJabar - Kisruh hasil tes DNA Ridwan Kamil dengan anaknya Lisa Mariana yang tak cocok menghebohkan publik, apa dan bagaimana sebenarnya tes DNA dilakukan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pengujian asam deoksiribonukleat atau akrab dikenal dengan istilah DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) adalah tes genetik yang digunakan untuk mengetahui garis keturunan, risiko penyakit, hingga diagnosis kemungkinan kehamilan di masa depan.
Tentang Tes DNA berikut adalah macam-macamnya yang perlu kamu ketahui:
1. Tes Gen
Tes gen menganalisis DNA untuk menemukan perubahan atau mutasi dalam gen yang bisa menyebabkan atau meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan gangguan genetik. Tes gen bisa mempelajari seluruh DNA. Memeriksa seluruh DNA disebut tes genomik.
2. Tes Kromosom
Tes kromosom mempelajari kromosom atau urutan panjang DNA seseorang. Mereka mencari perubahan dalam urutan gen yang dapat menjadi penyebab kondisi genetik. Salah satu contoh perubahan yang dicari adalah salinan ekstra dari kromosom
3. Tes Protein
Tes protein merupakan prosedur medis yang menganalisis aktivitas enzim dalam sel serta mencari produk reaksi kimia dalam sel-sel manusia. Masalah dengan protein bisa berarti seseorang memiliki perubahan dalam DNA yang menyebabkan kondisi genetik.
Berikut adalah manfaat tes DNA:
1. Identifikasi Keturunan
Tes DNA digunakan untuk mengidentifikasi hubungan keluarga dan silsilah, misalnya dalam kasus adopsi atau pencarian orang tua biologis
2. Deteksi Penyakit Genetik
Tes genetik membantu mengidentifikasi risiko seseorang terhadap penyakit genetik tertentu. Contohnya tes untuk penyakit seperti fibrosis kistik, down syndrome, dan talasemia.
3. Pengambilan Keputusan Medis
Tes DNA memberikan informasi penting dalam pengambilan keputusan medis, seperti pemilihan terapi yang tepat berdasarkan profil genetik pasien.
4. Tes Carrier
Tes ini dilakukan untuk mempelajari kecenderungan pembawa penyakit tertentu yang diturunkan kepada keturunan, meskipun tidak menunjukkan gejala apa pun.
5. Pemetaan Genetik
Tes DNA dapat membantu memahami variasi genetik dalam populasi tertentu dan memberikan wawasan tentang pola pewarisan gen.
6. Identifikasi Risiko Penyakit
Tes genetik juga mengungkapkan risiko individu terhadap penyakit kompleks seperti diabetes tipe 2 atau penyakit jantung koroner.