Diet Berhasil Tapi Payudara Kendur, Begini Cara Mengatasinya Menurut Ahli Medis

Ilustrasi Payudara / Bra
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVAJabar – Tidak sedikit orang merasa bangga setelah berhasil menurunkan berat badan dengan diet yang ketat. Tapi ternyata ada efek samping yang kerap tidak disadari, yakni payudara tampak mengecil, kendur, atau turun

img_title 5 Cara Alami Besarkan Payudara Tanpa Operasi, Hasilnya Diluar Dugaan

Fenomena ini cukup sering dialami terutama setelah penurunan berat badan drastis, dan ternyata ada penjelasan medis di baliknya.

Anatomi Payudara dan Faktor Penopang

img_title Kondisi Adam Przybek di Persib Bandung Masih Misterius, Tim Medis Bongkar Fakta Mengejutkan

Payudara tersusun dari empat komponen utama, jaringan lemak yang memberi volume, jaringan kelenjar yang berfungsi untuk produksi ASI, ligamen Cooper sebagai penopang alami, serta kulit sebagai lapisan pelindung dan penahan bentuk. 

Elastisitas kulit dan kekuatan ligamen sangat menentukan apakah payudara mampu kembali kencang setelah mengalami perubahan ukuran.

img_title Kronologi Unisba dan Unpas Diserang Gas Air Mata, Panik Mencekam

Ilustrasi payudara

Photo :
  • Freepik

Efek Diet Ketat pada Payudara

Ketika seseorang menjalani diet ketat, berat badan bisa turun secara cepat. Lemak yang berkurang membuat volume payudara ikut menyusut karena sebagian besar strukturnya terdiri dari jaringan lemak. Masalah muncul ketika kulit dan ligamen yang sudah meregang tidak mampu kembali ke kondisi semula. Akibatnya, payudara tampak mengendur atau turun.

Jika penurunan berat badan terjadi terlalu cepat, kulit tidak sempat menyesuaikan diri. Kondisi ini dikenal sebagai efek “deflated breast” atau payudara kosong, di mana kulit terlihat longgar karena kehilangan penopang dari dalam.

Seberapa Besar Pengaruhnya?

Tidak semua orang mengalami perubahan signifikan. Ada beberapa faktor penentu, seperti ukuran payudara sebelum diet, usia, elastisitas kulit yang dipengaruhi genetik, hingga riwayat fluktuasi berat badan. Diet naik-turun berulang (yo-yo dieting) memperparah peregangan kulit sehingga risiko payudara kendur semakin besar.

Menurut ahli bedah plastik bersertifikat di California, dr. Ali Sajjadian, fenomena ini wajar terjadi. Ia menegaskan bahwa penurunan berat badan besar sering kali membuat payudara tampak kosong, turun, dan kehilangan bentuk penuh. 

"Lemak berlebih membuat kulit payudara meregang. Saat lemak hilang, kulit tidak bisa kembali sehingga payudara terlihat kendur,” jelasnya dikutip dari VIVA.co.id, Minggu (14/9/2025).

dr. Sajjadian menyebut, sebagian pasien akhirnya memilih solusi medis untuk mengembalikan bentuk payudara, mulai dari breast lift hingga augmentasi. 

Halaman Selanjutnya
img_title