Sering Dipalak Preman, Dompet Sopir Truk Asal Jambi Dirampas KDM

KDM dan sopir truk
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jabar – Hasibuan adalah seorang sopir truk asal Jambi yang ketika itu sedang parkir karena mendinginkan ban mobil yang dikendarainya.

img_title Polisi Periksa EO Nikahan Maula Akbar Tewaskan 3 Orang, Dedi Mulyadi Waiting List

Saat sedang parkir tersebut, Hasibuan sempat bertemu dan bercerita tentang pengalamannya kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Sopir truk asal Jambi itu mengaku kerap dipalak oleh preman saat mengantar barang menuju Cirebon. Alhasil ia pulang ke rumah dengan tangan hampa.

img_title Pesta Menantu KDM Berujung Maut, Dai Kondang Peringatkan Ini

Hasibuan yang tidak mengenali KDM itu bercerita panjang lebar mengenai pengalamannya. Tentu, dengan bahasa seadanya selayaknya berbicara dengan orang lain.

Ia saat ini sedang membawa truk bermuatan 12 ton sagu dari Jambi menuju Cirebon dengan jarak tempuh sekitar empat hari.

img_title Syukuran Pernikahan Anak Gubernur Jawa Barat Telan Korban, 3 Orang Tewas

"Langsung 12 ton supaya tidak berat diongkos. Uang jalannya Rp 4,5 juta, saya kebagian paling besar Rp 500 ribu," ucap Hasibuan yang mengemudi seorang diri tanpa didampingi kernet itu.

Menurutnya jika sedang apes ia tak membawa sepeser pun uang ke rumah. Sebab semua uang habis dipalak oleh preman lokal yang biasa ia alami di daerah Palembang 

Ia mengatakan, tempat pemalakan biasanya berpindah-pindah dan kadang ada kadang tidak. Pemalakan ada yang bersifat sukarela ada juga yang memaksa.

"Kalau saya daripada celaka lebih baik kasih, kita tanggung jawab juga karena bawa barang orang. Kalau kita melawan sampai adu jotos nanti malah jadi panjang urusannya," katanya.

KDM yang tidak dikenali oleh Hasibuan berpura-pura sebagai petugas yang sedang berpakaian preman. Ia pun meminta SIM dan STNK Hasibuan karena dianggap telah melanggar berhenti di bukan tempatnya.

Hasibuan hanya bisa pasrah karena tak lagi memiliki uang. Ia pun meminta jika salah untuk ditilang saja.

"Tilang saja Pak saya sudah tidak punya uang," ucapnya.

Kang Dedi pun meminta Hasibuan untuk menunjukkan dompetnya. Sekejap dompet itu langsung dirampas oleh KDM. KDM pun beranjak dengan alasan akan memeriksa dompet tersebut.

Tak disangka ternyata KDM mengisi dompet yang hampir kosong itu dengan sejumlah uang. Dompet itu pun dikembalikan pada Hasibuan. Saat menerimanya Hasibuan kaget bukan main karena uangnya bertambah banyak.

Halaman Selanjutnya
img_title