Dedi Mulyadi Terkesan Semangat Bocah Penjual Peyek, Beri Hadiah Istimewa

Dedi Mulyadi dan bocah penjual peyek
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jabar – Semangat Ramdani, seorang bocah yang sehari-hari berjualan peyek di Karawang patut menjadi inspirasi teman seusianya. Betapa tidak, ia memilih untuk berjualan dibanding sibuk bermain apalagi menghabiskan uang orang tuanya.

Hapus Tunggakan Pajak dari 2024 Kebelakang, Dedi Mulyadi Tegaskan Warga Untuk Segera Membayar Pajak

Kemarin Ramdani bertemu Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Lembur Pakuan Subang. Anak ketujuh dari 10 bersaudara itu lahir dari pasangan Asiah dan Endang yang tinggal di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Saat datang KDM melihat sepatu Ramdani usang dengan kondisi sudah disol. Ternyata itu sepatu adalah pemberian tetangganya yang sudah lama.

Kadin Buka Suara IHSG Disuspend, Tetap Optimis Hingga Minta Masukan ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

“Ini dikasih sama teman mamah waktu naik kelas 3, sekarang sudah kelas 5,” ucap Ramdani.

Setiap hari ia berjualan peyek keliling mulai dari sekolah, rumah hingga pusat kota Karawang. Jika peyek buatan ibunya yang dibanderol Rp 5 ribu itu laku semua ia bisa membawa uang Rp 150 ribu.

Kerjasama Daerah Penanganan Banjir, Rehabilitasi Sungai dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus  Utamanya

Ramdani mengaku jika dalam satu hari semua dagangannya habis bisa mendapatkan upah Rp 50 ribu dari ibunya. Uang tersebut biasa ia simpan dan sebagian untuk jajan.

“Ditabung di celengan di lemari Rp 30 ribu sehari, sisanya untuk jajan. Sudah nabung dari kelas 4 SD,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title