Majelis Ormas Islam Jawa Barat Gelar Aksi Bela Palestina, Berikut Isi Tuntutannya

Aksi Bela Palestina
Sumber :

VIVA Jabar –Menyikapi kondisi Palestina terkini, Majelis Ormas Islam Jawa Barat (MOI), Forum Jabar Peduli Palestina (FJPP) Aliansi Bela Palestina Boikot Israel (Ababil) dan Masyarakat Jawa Barat kembali turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas dan bentuk pembelaan terhadap saudara sesama muslim di Palestina. 

img_title Jarang Terekspos, 4 Destinasi Estetik di Jawa Barat yang Bikin Liburan Makin Berkesan

Korlap Aksi, H.M Roinul Balad menyatakan bahwa lebih dari setahun peperangan antara pejuang Palestina sejak terjadinya gencatan senjata.Merenggut 48 Ribu lebih korban jiwa dan banyak lagi yang belum ditemukan. 

Kebrutalan tentara penjajah Israel telah menyebabkan kehancuran yang dahsyat, genosida, pembersihan etnis dan kerugian besar kemanusiaan lainnya di pihak Palestina yang tidak bisa didiamkan. 

img_title Diserang Isu Tunjangan Fantastis, Dedi Mulyadi Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Israel sebagai negara penjajah harus bertanggungjawab terhadap kekejamannya itu. Ummat Islam di seluruh dunia harus bersatu untuk membantu Palestina dan menentang kesewenangan penjajah Israel dan sekutunya.

Gencatan senjata sejak tanggal 19 Januar 2025 bukan akhir dari konflik ini. 1,8 juta orang dijajah masih mengungsi ditenda darurat, kehancuran begitu dahsyat, blokade Gaza masih belum dicabut. 

img_title Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Selasa 16 September 2025

"Kami Menolak wacana gila presiden Amerika Donald Trump untuk merelokasi warga Gaza keluar Palestina dan menguasai wilayah Gaza," terang Roinul kepada Viva Jabar, Minggu 23 Februari 2025.

Aksi Bela Palestina

Photo :
  • -

Roinul juga menyebut gencatan senjata masih bersifat sementara karena sudah sunatullah bahwa zionis tidak akan pernah berhenti memerangi umat Islam khususnya rakyat Palestina. 

"Kami juga menyerukan kepada seluruh umat Islam dunia untuk terus boikot produk-produk yang berafiliasi dan ikut mendanai tentara Israel untuk memerangi rakyat Palestina," jelasnya.

Kemenangan umat Islam atas Israel, masih kata Roinul, adalah ketika palestina merdeka secara berdaulat dan penjajah hengkang dari bumi palestina, masjid Al-aqsa terbebas dari belenggu penjajah zionis dan umat Islam secara leluasa bisa beribadah disana.

"Kami juga Mengajak masyarakat untuk tetap peduli pada palestina hingga merdeka dan bahu membahu membangun kembali Gaza hingga pulih seperti semula," paparnya.

Masaa aksi juga menolak segala bentuk upaya normalisasi hubungan diplomatik Indonesia dengan negara penjajah Israel yang telah melakukan genosida dan kejahatan kemanusaiaan terang-terangan.

Halaman Selanjutnya
img_title