Ko Hee Jin Dibanjiri Kritik Oleh Para Fans Red Sparks
VIVA Jabar –Ko Hee Jin mendapatkan sebuah serangan dari para penggemar Red Sparks setelah Megawati dan kawan-kawannya gagal menjadi runner up dalam Liga voli Korea 2024-2025.
Diketahui Red Sparks telah mengakhiri perjuangannya di musim reguler di liga voli dan mereka telah gagal meraih kemenangan atas Hi Pass.
Sangat disayangkan tim yang telah diperkuat oleh Megawati dalam pertandingan ini ternyata harus menelan kekalahan di akhir musim reguler V-League.
Meskipun bertindak sebagai tuan rumah akan tetapi Red Sparks telah berhasil di pecundangi oleh Hi Pass melewati fullset dengan skor 2-3.
Red Sparks
- -
Dalam Hasil tersebut telah membuat Red Sparks ini gagal dalam menduduki status sebagai runner up pada ajang V-League.
Red Sparks telah menutup musimnya dengan terdampar pada posisi ketiga dengan mengemas 64 poin yang selisih dua angka dari Hyundai Hillstate yang menduduki Posisi kedua dengan 66 poin.
Kekalahan Megawati dan kawan-kawannya ini telah menuai banyak sekali reaksi bagi para penggemar bola voli termasuk bagi orang-orang yang kesal dan keram terhadap Ko Hee Jin selaku pelatih.
Megawati sendiri yang merupakan tulang punggung timnya telah tampil apik akan tetapi sangat disayangkan rekan-rekannya tidak mampu menampilkan pemain yang sulit terutama pada set keempat.
Pelatih tersebut ternyata tidak dapat mengatur sebuah strategi dengan benar apalagi pada set keempat dan sepertinya memberikan sebuah kesempatan emas bagi Hi Pass untuk menang
Bahkan mereka juga telah menilai sang pelatih tersebut akan serius dalam dua laga terakhir yaitu dengan menurunkan para pemain inti yang pada sebelumnya dicadangkan berikut ada berbagai macam komentar dari para fans voli di media sosial.
"Ga ngerti gue sama isi otak pelatihnya"
"Rasanya pengen teriak ke muka KHJ dan manajemen Red Sparks. Pemain pada pengen menang tapi kalian gak serius, gak ada niatan buat cari pengganti buki padahal kalian tau gimana kualitas OH lokalnya. Kaya udh pasrah gak ada usaha apapun"
"Gue heran sama ko heijin lawan Hyundai sama ibk pemain inti nggak di turunin alasanya nggak ngejar posisi 2 takut cidera pemain inti ujung2nya ngincar podisi 2 juga kenapa nggak dari awal nurunin pemain intinya. Taktik ko heijin gitu2 aja nggak ada perubahan. Semoga di play off eunjin sama bukilic bisa main lagi, kasian mega nggak ada tandemnya. Klo ngandelin jeon dabin fix tidak lolos final. Mendingan park heymin si dari pada dabin heymin recive bagus cuma pukulanya lemah. Semangat mega semoga lolos play off. Aminnnn"