Doa Ziarah Kubur Pada Saat Hari Raya Idul Fitri

Ilustrasi Ziarah
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar – Di Indonesia salah satu tradisi Lebaran atau hari raya Idul Fitri biasanya umat Islam berziarah ke kubur.

img_title Tahu Hasil Tes DNA Bakal Negatif, Lisa Mariana Tuntut Ridwan Kamil di Akhirat

Pada saat hari raya Idul Fitri bukan hanya berkumpul-kumpul dengan sanak saudara akan tetapi banyak sekali umat Islam di Indonesia menjadikan hari raya Idul Fitri ini sebuah kesempatan untuk melakukan ziarah kubur.

Ziarah kubur pada bulan Ramadan ataupun hari raya Idul Fitri ini merupakan salah satu tradisi dan ini perlu dipahami meskipun tidak ada pemerintah yang menganjurkannya secara eksplisit dan tidak ada dalil yang melarangnya juga.

img_title 7 Amalan Malam Ala Nabi untuk Tidur Nyenyak

Terdapat salah satu hadis yang mengatakan bahwa berziarah ini merupakan salah satu hal yang sunnah dilakukan.

"Dulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, (adapun sekarang) berziarahlah kalian, karena sesungguhnya ziarah kubur itu dapat mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR Muslim dan Ashabus Sunan).

img_title Hijab 2025 Bukan Sekadar Gaya! Ini 5 Tren Nyaman dan Praktis

Di bawah ini juga terdapat doa ziarah kubur yang sudah diriwayatkan dalam shahih Muslim dari Aisyah RA beliau berkata , "Jika pada malam gilirannya bersama, Rasulullah SAW keluar pada akhir malam menuju Baqi' dan berkata,

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ ، وَأَتَاكُمْ مَا تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُوْنَ، وَإِنَّا إنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِأَهْلِ بَقِيعِ الْغَرْقَدِ

Assalaamu 'alaikum daara qaumin mu'miniina wa ataakum maa tuu'aduuna ghadan muajjaluuna wa innaa in syaa allaahu bikum laa-hiquun, Allaahummagh fir liahli baqii'il gharqad.

Artinya: "Keselamatan semoga atas kalian wahai kaum Mukminin, telah datang apa yang telah dijanjikan kepada kalian. Esok nasib kalian telah ditentukan. Sesungguhnya kami apabila Allah menghendaki akan bertemu dengan kalian. Ya Allah, ampunilah penghuni Baqi'ul Ghardaq."

Adapun hukum ziarah kubur bagi laki-laki adalah sunah atau dianjurkan, seperti dijelaskan Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi dalam Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq.

Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama mengenai hukum ziarah kubur bagi wanita. Imam Malik dan sebagian pengikut mazhab Hanafi membolehkan ziarah kubur bagi wanita.

Terdapat pula riwayat dari Ahmad dan mayoritas ulama mengenai ziarah kubur bagi wanita, berdasarkan hadits Aisyah RA ketika beliau bertanya pada Rasulullah SAW, "Bagaimana aku mengatakan kepadanya (penghuni kubur), wahai Rasulullah?"

Dari hadits tersebut, jika Aisyah RA bertanya mengenai ucapan saat ziarah kubur, berarti beliau (sebagai wanita) diperbolehkan ziarah kubur.

Halaman Selanjutnya
img_title