BPJS Ketenagakerjaan Jamin Program MBG di Daerah

Perluasan keterlibatan UMKM dalam Program MBG
Sumber :
  • Istimewa

VIVAJabarProgram Makan Bergizi (MBG) kini menjadi salah satu program strategis pemerintah yang mendapat dukungan dari berbagai pihak. 

img_title Pemkot Bandung Bagi Rp3,5 Juta untuk Mahasiswa Uninus

Program ini bertujuan memenuhi gizi masyarakat Indonesia dan juga memberdayakan sektor UMKM sebagai rantai pasok utama.

Pelibatan UMKM dalam program ini memberikan dampak positif bagi roda perekonomian nasional.

img_title Buruan Daftar, Kabupaten Bandung Buka Lowongan Koperasi Merah Putih 2025

UMKM saat ini menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dengan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja di seluruh negeri.

img_title Persib Bandung Hadapi Persebaya di Pekan 5 Super League

Perluasan keterlibatan UMKM dalam Program MBG

Photo :
  • Istimewa

Namun di balik kontribusi besarnya, terungkap dari data BPJS Ketenagakerjaan. Dari 64,2 juta pengusaha UMKM yang beroperasi di Indonesia, baru 15,6 persen atau sekitar 10 juta yang telah terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam ekosistem program MBG. 

Beliau menyatakan bahwa perlindungan ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak-hak pekerja.

"Jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting untuk pekerja-pekerja yang terlibat, supaya terlindungi semuanya. Kita tidak pernah tahu jika terjadi apa-apa kepada pekerja-pekerja," ujar Maman.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Kementerian UMKM bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Badan Gizi Nasional (BGN) telah mendaftarkan pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Pondok Pesantren Yayasan Al-Kasyaf ke dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari piloting SPPG Ramah UMKM yang dilaksanakan di Cileunyi.

BPJS Ketenagakerjaan memberikan bukti nyata perlindungan. Dalam kegiatan di Cileunyi tersebut, diserahkan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 3 ahli waris pengusaha UMKM dengan total mencapai Rp722 juta.

Perluasan keterlibatan UMKM dalam Program MBG

Photo :
  • Istimewa

Manfaat yang diberikan meliputi santunan kematian, Jaminan Hari Tua, dan beasiswa pendidikan bagi 2 orang anak dari TK hingga Perguruan Tinggi.

Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, Ady Hendrata, menyatakan optimismenya terhadap kolaborasi ini. 

Menurutnya, program MBG bukan hanya mampu mencerdaskan generasi bangsa melalui pemenuhan gizi, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

"Tidak hanya membangun dari pusat tetapi membangun dari ladang, dari dapur, dari pasar dan dari tangan-tangan pekerja kecil yang menopang keberlangsungan hidupnya," tegas Ady Hendrata.

Halaman Selanjutnya
img_title