DPR RI Didesak Copot Ketua Banggar Said Abdullah

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah
Sumber :
  • Kominfo

VIVA Jabar – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diguncang oleh desakan kuat untuk mencopot Said Abdullah dari jabatannya sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar).

img_title Gaya Hidup Anggota DPR Semua Seba Dilayani, Sekali Makan Bisa Rp10 Juta

Seruan ini datang dari salah satu putra Madura pedalaman, Sulaisi Abdurrazaq. Ia menyoroti dugaan masuknya anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Sumenep dalam APBN tanpa melalui Komisi V DPR RI.

Menurutnya, hal ini adalah tamparan keras terhadap sistem pengelolaan keuangan negara yang demokratis dan transparan. 

img_title DPR RI Stop Tunjangan Rumah dan Kunker Luar Negeri

"Jika terbukti ada abuse of power oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, maka lembaga legislatif ini wajib membersihkan dirinya dari praktik-praktik busuk yang mengingkari mandat rakyat," kata Sulaisi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/5/2025).

Ketua Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur itu menilai, Said Abdullah sebagai Ketua Banggar DPR RI harus bertanggung jawab terhadap polemik keuangan negara tersebut.

img_title Kronologi Penyerbuan Rumah Uya Kuya, 9 Tersangka Diamankan

Ketua DPW APSI Jawa Timur, Sulaisi Abdurrazaq

Photo :
  • viva.co.id

Sejatinya, lanjut Sulaisi, pelanggaran terhadap mekanisme anggaran yang telah diatur dalam UUD 1945 dan UU Keuangan Negara tidak boleh ada kompromi.

"Banggar bukan ruang gelap tempat transaksi kepentingan dilakukan diam-diam di luar pengawasan komisi teknis. Banggar adalah ruang publik yang harus menjunjung etika, transparansi dan integritas," tutur pria yang juga menjabat Direktur LKBH IAIN Madura itu.

Lebih lanjut, Sulaisi menambahkan, masuknya anggaran BSPS secara diam-diam tanpa melibatkan Komisi V bukan sekadar cacat prosedur, melainkan juga pelecehan terhadap sistem checks and balances, dan bentuk pengkhianatan terhadap demokrasi anggaran.

"Dan jika Ketua Banggar DPR RI terlibat mengakomodasi penyelundupan gelap anggaran ini, maka ia tidak layak menduduki posisi strategis di DPR RI," tegasnya.

Selain itu, Sulaisi meminta DPR RI tidak tutup mata dengan kejadian ini, dan tidak boleh membiarkan lembaga legislatif berubah menjadi pasar gelap atau sarana 'merampok' uang negara.

"Apabila DPR RI ingin tetap dipercaya publik, maka langkah pertama adalah copot Said Abdullah dari jabatan Ketua Banggar DPR RI jika terbukti ada abuse di of power," tukasnya.

Sebagai warga Madura yang dikenal keras, Sulaisi menegaskan bahwa dirinya tak akan gentar melawan siapapun, termasuk pada penguasa.

Halaman Selanjutnya
img_title